KABUPATEN BOGOR – Drainase Irigasi Dramaga yang sangat dibutuhkan untuk masyarakat khususnya para petani untuk mengairi pesawahan yang ada di wilayah Desa Ciasmara. Semenjak pasca longsor drainase irigasi Dramaga yang berlokasi di Kampung Kebon Alas RT 3/9 Desa Ciasmara Kecamatan Pamijahan, para petani di wilayah Kampung Kebon Alas tidak bisa bertani di sawah karena saluran irigasi ambles pasca longsor.
Kepala Desa Ciasmara Junaedi saat di temui headlinebogor.com mengatakan sudah 2 bulan pasca longsor, petani sudah berupaya dengan menggunakan karung berisikan tanah.

“Sudah 2 bulan pasca longsor ini. kami dari desa beserta masyarakat khususnya petani sudah melakukan upaya penanganan sementara dengan mengunakan karung. Karena daerah irigasi Dramaga memang dibutuhkan sekali oleh masyarakat untuk aliran ke pesawahan dan perikanan, harapan saya semoga bisa disikapi dan menjadi prioritas segera di bangunkan pasca bencana longsor ini. ” Ujar Kepala Desa Ciasmara.
Kepala UPT Pengairan Wilayah 4 leuwiliang Rudi saat di temui headlinebogor.com menjelaskan, pasca longsor yang menimpa drainase irigasi di Kampung Kebon Alas akan segera disikapi.
“Untuk pasca longsor Drainase Irigasi Dramaga dengan tinggi 3 meter, panjang 30 meter, yang berlokasi di Kampung Kebon Alas akan segera disikapi, Insya Allah akan diakomodir dari Pemeliharaan FJI ( Fungsi Jaringan Irigasi ) tahun 2018, saluran yang ada akan diperbaiki supaya kembali pada fungsinya,” Jelas Kepala UPT Pengairan Wilayah 4 Leuwiliang.
Agil

