BOGOR – Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia mengggelar Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) Cabang Bogor tahun 2019 pada tanggal 16 maret 2019 bertempat di Aula Marga Putra Bogor, acara dimulai pada pukul 19.00wib sampai dini hari keesokan harinya.

Acara RUAC ini dimulai dengan sidang pembukaan yang dipimpin langsung oleh Ketua Presidium, Okto Nahak beserta jajaran pengurusnya. Dalam sambutannya Ketua Tim kerja RUAC, Ferdy Ate, melaporkan hasil rencana persiapan RUAC yang terbilang sangat cepat namun berjalan sesuai yang diinginkan.

Saudara Ferdy Ate menjelaskan, bahwa Timnya sudah bekerja dengan baik sehingga hari ini banyak anggota biasa yang hadir melewati korum, peserta sangat antusias mengikuti RUAC.

“Semoga RUAC ini dapat berjalan lancar dan tetap dalam rangka membangun solidaritas sesuai dengan tiga benang merah PMKRI,” Ferdy Ate.

Setelah itu, Ketua Presidium PMKRI Cabang Bogor Santo Joseph a Cupertino periode 2018-2019, mengatakan dalam dalam pidato sambutannya, RUAC adalah tidak semata mata hanya memilih Ketua presidium tapi jauh dari pada itu, RUAC adalah salah satu wadah untuk mengevaluasi kinerja pengurus lama, berdinamika menemukan masalah – masalah dan meremuskan solusi bersama untuk acuan program – program pengurus berikutnya. agar semua memahami hakikat dari pada RUAC tersebut.

Baca Juga  DPC KAI Bogor Raya Berkomitmen Bantu Warga Yang Membutuhkan | Headline Bogor

“Hari ini, detik ini didepan meja sidang ini, saya tentunya sangat bersyukur dan mengapresiasi rekan – rekanku atas partisipasasinya, atas kerja kerasnya hingga RUAC ini bisa direstui Santo Joseph a Cupertino dan dapat terlaksana dengan cepat diakhir SK kepengurusan saya sejak tanggal 3 maret 2018 hingga 3 maret 2019. Saya mengucapkan terimakasih kepada Tim Kerja RUAC yg dikomandoi oleh Bung Ferdy Ate dan kawan – kawan, kepada DPC periode 2018-2019, anggota penyatu, Romo Moderator, Uskup Bogor, rekan-rekan Cipayung Bogor, pemuda – pemuda Kota dan Kabupaten Bogor, tokoh agama, tokoh politik, tokoh budaya dan stakeholder jaringan PMKRI Bogor yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu atas jasanya bersama kepengurusan satu tahun. Saya ucapkan limpah terimakasih yang mendalam, kiranya kebaikan dibalaskan,” tuturnya

“Terakhir dengan besar hati, saya mewakili DPC periode 2018-2019 mau mengatakan bahwa PMKRI Bogor telah sedikit banyak menciptakan atmosfer perhimpunan yang baru, tradisi yang baru dan semoga semangat ini tetap dipertahankan lalu ditularkan kepada rekan – rekan seperhimpunan dan generasi berikutnya. Diatas segalanya tetap menjadikan Yesus sebagai teladan gerakan dalam setiap aktivitas perhimpunan dan kehidupan sosial kita. Kepekaan kita harus terus dibumbui agar mampu melihat kejadian – kejadian dilingkungan sekitar kita, Selamat berRUAC rekan – rekan, Pro Ecclesia et Patria Scientia et Caritas,” tambahnya

Baca Juga  Solidaritas Untuk Pemudik | Headline Bogor

Acara RUAC berjalan dengan baik dan Mikel sebagai Pimpinan sidang, melanjutkan Agenda2 RUAC, kemudian sampai pada agenda puncak ditandai dengan terpilihnya saudara Ricard sebagai ketua panitia Ad Hoc. Ketua panitia Ad hoc memimpin proses pemilihan calon Ketua Presidium. 5 peserta akhirnya maju menjadi calon kandidat, 5 calon kandidat tersebur adalah :

1. Sdra Jordano Ndopo
2. Sdra Mikel Limas
3. Sdra Dominikus Dowo Koten
4. Sdri Florensia Ndole Mbete
5. Sdra Yanuarius Degei

Setelah penetapan kriteria – kriteria pencalonan, 2 peserta berhasil melalui proses penyaringan kriteria tersebut yakni Dominiku Dowo Koten dan Sdra Mikel Limas. setelah proses penyampaian visi misi calon, proses bedah visi misi dan berujung pada proses pemilihan. Keluarlah nama sdr Dominikus Dowo Koten menjadi Mandataris/formatur Tunggal/ ketua presidium mengungguli perolehan sdra Mikel.

Acara tersebut ditutup dengan penyerahan palu sidang kepada mandataris terpilih dan foto bersama. (*)