Ferdinandus Wali Ate, Ketua Presidium PMKRI Bogor Kedepan DPC PMKRI Bogor akan selalu terus mengedepankan nilai-nilai tiga benang Merah PMKRI dalam menghadapi perkembangan zaman dalam situasi pendemi covid-19 anggota baru harus siap menghadapi tantangan zaman agar kelak menjadi pemimpin bagi gereja dan bangsa.
“DPC PMKRI Cabang Bogor akan selalu mendampingi anggota baru, dengan tema Membentuk Kader Menjadi Pemimpin Dengan Semangat Tiga Benang PMKRI ini berdasarkan pertimbangan diskusi rapat DPC PMKRI Bogor dimana tantangan hari ini dihadapkan dengan situasi Pandemi dan Learning Management Sistem (LMS). Teruslah menumbuhkan literasi baca dan literasi Learning Management Sistem (LMS),” ujarnya.
Di perhimpunan ini, lanjut Ferdinandus, bukan hanya sampai pada momentum pelantikan saja, melainkan masih banyak momentum yang akan Rekan-rekan anggota baru lalui. Besar harapan Ferdinandus, rekan-rekan dapat mengikuti setiap proses yang ada dalam wadah perhimpunan ini agar kelak menjadi kader yang militan.
“Pemuda-pemudi yang peduli terhadap gereja dan tanah air. Seperti halnya semboyan PMKRI yaitu ‘Pro Ecclesia Et Patria’ atau ‘Demi Gereja dan Tanah Air . Berjuang secara terlibat dan berpihak bagi kaum tertindas , sesuai dengan Visi Misi PMKRI, Pro Ecclesia et Patria!,” tambahnya.
Albert Hutabarat Selaku Presidium Pendidikan kaderisasi, Dengan mengangkat tema “Membentuk Kader Menjadi Pemimpin dan Semangat Tiga Benang Merah PMKRI”, maka pada tanggal 22-23 Mei dan 29-30 Mei, para kader muda telah berproses dalam rangkaian kegiatan MPAB-MABIM. Diharapkan kedepannya, para kader baru dari PMKRI mampu untuk mewujud-nyatakan tema tersebut, yakni sebagai calon pemimpin generasi baru dan tetap berpegang teguh pada tiga benang merah PMKRI.