
JAKARTA – Menteri Perdagangan, Zulkifli Hasan, mengambil langkah tegas untuk menghadapi praktik predatory pricing yang merugikan pedagang kecil.
Dalam kunjungan langsungnya ke pusat grosir Asemka, Jakarta Barat, Menteri Perdagangan mendengarkan keluhan pedagang yang menyebutkan adanya penjual dengan harga jauh lebih murah.
“Ini indikasi predatory pricing dimana pemilik modal besar menggerogoti pedagang kecil melalui permainan harga di platform digital,” tulis Mendag di akun media sosialnya, dikutip pada Sabtu (30/9)
Predatory pricing, yang merupakan taktik agresif pemilik modal besar untuk menjatuhkan pesaingnya dengan menawarkan harga sangat rendah, kini menjadi perhatian serius bagi pemerintah.
Dalam mengatasi masalah ini, Menteri Perdagangan menyebut, penerapan Peraturan Menteri Perdagangan (Permendag) Nomor 31 tahun 2023 guna menciptakan lingkungan perdagangan yang sehat dan adil.
“Tidak ada yang melarang perdagangan online tetapi semua pihak harus ikut aturan main agar tidak ada yang untung besar tetapi mematikan yang lain.,” ungkap Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan. (DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !