KABUPATEN BOGOR – Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor dari dapil 5, soroti kinerja Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Kabupaten Bogor mengenai progres proyek yang sedang dikerjakan saat ini baru mencapai 40 persen dari keseluruhan proyek yang ada.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Bogor, Nurodin menjelaskan, pihaknya memanggil dan merespon beberapa persoalan mengenai pembangunan infrastruktur yang dilakukan Dinas PUPR, mengingat sudah akhir tahun 2020 tapi masih banyak pekerjaan belum selesai.

“Seharusnya lelang bukan diakhir, padahal waktu sebentar lagi, dan ini bisa berdampak ke kualitas dan hasil pekerjaan dilapangan,” jelasnya

Baca Juga  Headline Bogor | Bupati Ade Yasin Minta P3K Tingkatkan Inovasi

Bahkan, mantan Kades Kiarasari tersebut menuturkan, ada beberapa keluhan muncul berkaitan pekerjaan yang dilakukan pihak ketiga, terlihat tak maksimal, sehingga ini bisa berdampak ke hasil akhirnya.

“Jadi progres pekerjaan milik PPUR sampai akhir tahun baru mencapai 40 persen, disinyalir ada pemborong yang nakal mengabaikan kualitas pembangunan,” keluhnya

Lebih lanjut ia menuturkan, pihaknya meminta kepada PUPR agar bisa dihitung pekerjaannya dilapangan apakah sudah sesuai apa belum. Karena, banyak sekali keluhan dari masyarakat terutama di wilayah Bogor Barat.