
Satu contoh konkrit, yakni Konflik di tubuh partai politik tidak bisa dihindarkan karena sejauh berdirinya sebuah partai pasti terdapat kepentingan-kepentingan pribadi yang berbeda satu sama lain.
Konflik adalah salah satu bagian yang tidak bisa dipisahkan baik dari individu maupun kelompok tertentu. Sebagai wujud dari gejala sosial, konflik memang akan selalu ada pada setiap kehidupan berorganisasi karena antagonisme atau perbedaan yang menjadikan ciri penunjang terbentuknya suatu masyarakat sehingga perbedaan memang tidak bisa dihindari.
Partai politik pun sebagai organisasi sosial, tidak terlepas dari konflik internal. Salah satu jenis konflik yang kerap terjadi yakni konflik internal partai. Partai politik terbentuk karena adanya ideologi yang sama, namundalam pelaksanaannya ideologi yang sama tidak cukup untuk membentuk sebuah partai menjadi solid.
Hal tersebut karena sesungguhnya di dalam sebuah partai masih terdapat perbedaan orientasi, cita-cita, nilai dan kehendak masing-masing individu. Inilah yang menjadi salah satu penyebab munculnya konflik dalam tubuh partai yang saat ini banyak terjadi.
Disitulah diyakini, bahwa kata Integrasi bisa dijadikan Kunci Solusinya. Dalam Terminologi Politik, menyebutkan integrasi adalah suatu proses ketika kelompok-kelompok sosial dalam masyarakat saling memelihara dan menjaga keseimbangan untuk mewujudkan kedekatan hubungan sosial, ekonomi dan politik.
Dalam konteks tersebut integrasi bukanlah untuk menghilangkan diferensiasi, karena yang terpenting adalah kesadaran untuk memelihara dan menjaga keseimbangan untuk menciptakan hubungan sosial yang harmonis.
Dengan terciptanya situasi demikian yang ditangkal dengan Integrasi, maka diharapkan tidak ada lagi dikotomi yang membedakan antara penduduk asli dan penduduk pendatang. Integrasi dalam politik sejatinya sangat berkaitan dengan ilmu sosial secara luas, dan berkaitan dengan ilmu ekonomi politik jika dilihat secara lebih spesifik. Makna dari integrasi politik adalah uniting, unifying, organizing in a group of two or more units. Lebih dari itu,di sisi lain konsepsi integrasi politik ini dapat diasumsikan sebagai centralization.
Oleh : M Rusli Prihatevy, SE
(Anggota DPRD Kota Bogor – Fraksi Golkar)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !