
JAKARTA – Pemerintah terus berupaya menjaga ketersediaan dan stabilitas harga beras di tengah kekhawatiran publik terhadap potensi kelangkaan komoditas pangan pokok tersebut.
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menegaskan bahwa langkah konkret telah dilakukan untuk menjamin keamanan pasokan beras nasional.
Sebagai bagian dari strategi stabilisasi harga, pemerintah telah mempercepat pendistribusian bantuan sosial (bansos) dalam bentuk beras sebanyak 360 ribu ton.
Tak hanya itu, pemerintah juga telah menggelontorkan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 1,3 juta ton ke berbagai daerah.
Menurut Mentan Amran, kekhawatiran masyarakat terkait potensi kelangkaan beras tidaklah beralasan. Berdasarkan data terbaru dari Badan Pusat Statistik (BPS), Indonesia bahkan mengalami surplus beras lebih dari 3 juta ton jika dibandingkan dengan angka konsumsi nasional saat ini.
“Perlu kami tegaskan, stok beras tidak boleh disimpan di gudang tanpa didistribusikan. Seluruh stok harus segera dikeluarkan dan disalurkan ke masyarakat. Namun demikian, yang perlu disesuaikan adalah harga jualnya, agar selaras dengan kualitas produk,” ujar Mentan Amran saat diwawancarai awak media di Gedung DPR, Jakarta, Rabu(16/7). (DR)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !