
KABUPATEN BOGOR — EIGER meresmikan EIGER Nature di Kabupaten Bogor, Jawa Barat, pada Selasa (27/10). Destinasi ekowisata ini menggabungkan petualangan, edukasi, dan konservasi alam dengan mengusung tema “Menjaga dan Merawat Alam, Bergerak Bersama untuk Indonesia”.
Kehadiran EIGER Nature ditujukan untuk memperkuat keterhubungan antara alam, budaya, dan manusia sekaligus mendorong kepedulian terhadap kelestarian lingkungan.
Peresmian tersebut dihadiri sejumlah pejabat negara, di antaranya Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Abdul Muhaimin Iskandar, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, serta Wakil Menteri Lingkungan Hidup Diaz Hendropriyono.
Turut hadir Wakil Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Otto Hasibuan, Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, dan Bupati Bogor Rudy Susmanto.
Founder & Chairman EIGER Group, Ronny Lukito, mengatakan pengembangan EIGER Nature merupakan langkah perusahaan untuk memberikan kontribusi lebih luas bagi Indonesia setelah hampir empat dekade berkecimpung di dunia petualangan.
“Selama hampir empat dekade, alam Indonesia telah memberikan begitu banyak inspirasi bagi perjalanan EIGER. Melalui EIGER Nature, kami ingin belajar memberikan kembali, dengan menjaga alam, merawat kehidupan, dan mengajak lebih banyak orang untuk menghargai kekayaan yang kita miliki. Sebab, warisan terbaik bukan hanya tempat yang indah untuk dikunjungi, tetapi alam yang tetap terjaga untuk generasi mendatang,” ujar Ronny.
Sementara itu, Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana mengapresiasi upaya tim EIGER Nature yang telah mengembangkan destinasi tersebut selama kurang lebih lima tahun.
Ia menekankan bahwa pengembangan pariwisata harus memperhatikan kepatuhan terhadap regulasi, keselamatan pengunjung, serta keberlanjutan lingkungan.
“Saya berharap EIGER Nature dapat terus menghadirkan pengalaman wisata alam yang berkualitas, aman, dan bertanggung jawab, dengan mengintegrasikan kegiatan petualangan, edukasi lingkungan, konservasi, serta pemberdayaan masyarakat,” ujar Widiyanti.
Menurutnya, investasi pariwisata berkualitas tidak cukup dinilai dari pertumbuhan bisnis, tetapi juga harus memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat dan menjaga kelestarian lingkungan. EIGER Nature diharapkan mampu menciptakan peluang usaha, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan daya saing wisata alam Indonesia.
Direktur Utama EIGER Nature, Imanuel Wirajaya, menegaskan bahwa kelestarian alam menjadi landasan utama dalam pengembangan destinasi tersebut. Pengunjung diharapkan tidak sekadar menikmati pemandangan, tetapi juga memahami pentingnya menjaga lingkungan.
“Aset utama EIGER Nature adalah alamnya. Kami berharap setiap pengunjung tidak hanya datang untuk menikmati alam, tetapi juga mengenalnya, jatuh cinta kepadanya, dan pada akhirnya ikut merawatnya. Kami juga berharap apa yang kami bangun di Megamendung ini dapat menjadi berkat bagi alam, budaya, dan manusia yang hidup di atasnya,” ujar Imanuel.
EIGER Nature dijadwalkan mulai menerima kunjungan masyarakat secara bertahap pada 2 November 2026. Destinasi ini diharapkan menjadi ruang petualangan yang bermakna sekaligus menumbuhkan kecintaan terhadap alam, budaya, dan Indonesia. (*).
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !