CIBINONG– Ketua Umum Pekan Paralympic Daerah (Peparda) V Jawa Barat 2018, Adang Suptandar, melakukan peninjauan langsung terhadap fasilitas pendukung olah raga yang sedang digunakan oleh para atlet disabilitas tersebut

Adapun venue yang dikunjungi Ketua Umum PB Peparda 2018 tersebut, di antaranay tenis meja di Laga Satria, atletik di Stadion Pakansari, dan Panahan di lapangan luar Stadion Pakansari.

Dikatakan Adang Suptandar, kunjungan terhadap venue sangat penting. Mengingat sarana dan prasarana pertandingan ini bagian dari program lima panca sukses yang dicanangkan tuan rumah pada Peparda 2018

“Beberapa sarana, dan prasarana yang sudah kita buat, untuk mendukung para atlet disabilitas sudah cukup baik digunakan. Ramp-ramp yang dibuat menuju arena pertandingan dan tribune juga tidak curam untuk digunakan atlet kursi roda, tuna netra maupun yang menggunakan kaki palsu,” ujar Adang Suptandar, di sela-sela kunjungannya ke venue cabor atletik, di Stadion Pakansari Cibinong

Baca Juga  Headline Nasional | Pencabutan Klaster Pendidikan, Bukti Omnibus Law Bermasalah

Adang menjelaskan, kalau dari sisi aksesibilitas, semua fasilitas sudah dapat digunakan dengan baik. Bahkan, sampai saat ini belum ada keluhan dari para atlet, maupun official.

Artinya semua fasilitas pendukung, sangat baik. “Jika nanti ada keluhan dari mereka, saya meminta untuk para panitia merespon secara cepat. Intinya, saya ingin para atlet mendapatkan kenyamanan untuk bertanding, tidak hanya di venue yang tadi saya kunjungi, tapi nanti semua venue akan saya lihat,” tegas Adang.

Selain memantau semua sarpras venue, pria yang juga menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor itu juga sempat berdialog dengan para tim medis, maupun dengan para volunter yang mendampingi atlet disabilitas

Baca Juga  Headline Nasional | Bisnis Umrah, Legislator Pertanyakan Sikap Kominfo Gandeng Traveloka dan Tokopedia

“Saya minta, tim medis harus memiliki respon yang cepat dalam menangani, dan mengevakuasi para atlet, apabila mereka mendapatkan cedera, jangan sampai terlambat. Khusus untuk volunter, saya titipkan pesan agar mereka melayani para atlet dengan baik, tolak ukur keberhasilan event ini tentunya juga dari kepuasan para atlet atas pelayanan dari teman-teman volunteer,” pungkasnya.

Dalam peninjauan tersebut, Adang juga berkesempatan mengalungkan medali untuk atlet juara Cabor Atletik Nomor Lari 100 Meter Putra, di mana yang medapatkan medali emas, adalah atlet asal Kabupaten Bogor, yaitu Arasi Akbar Witarsa, kemudian disusul dua atlet asal Kota Bandung Amirul Salam dan Zaelani yang mendapatkan medali perak serta medali perunggu. (*)