Menurut Bupati Ade, sebagai langkah awal tindaklanjut dari perjanjian kerjasama itu, ia memberikan kesempatan kepada 20 ASN dari 25 ribu ASN, yang berusia minimal 23 tahun maksimal 40 tahun untuk dapat mengikuti pembelajaran pasca sarjana di Universitas Padjajaran Bandung.
“Jumlah ASN kami cukup besar, langkah awal ini harus disambut baik untuk bisa meningkatkan kualitas diri para ASN. Pola bekerja sambil belajar ini dinilai efektif dan bisa langsung diimpelemtasikan dalam pekerjaan sehari-hari,” tegas Ade
Lanjut Ade Yasin, kerjasama itu selain untuk meningkatkan kualitas SDM ASN juga ingin meningkatkan kualitas SDM pemuda di Kabupaten Bogor, terutama pemuda berprestasi di bidang olahraga, kesenian, akademik, dan hafizd Qur’an, serta mahasiswa dengan IPK minimal 3,5.
“Tahun ini kita siapkan 1.200 beasiswa bagi pemuda berperstasi di Kabupaten Bogor. Kami juga sangat mengapresiasi upaya UNPAD, atas terselenggaranya kerjasama ini, semoga bisa memberikan manfaat tidak hanya para ASN, juga untuk pemuda dan masyarakat Kabupaten Bogor,” tukasnya.
Selanjutnya, Rektor UNPAD Bandung, Rina Indiastuti mengatakan, kerjasama dilakukan untuk mendukung peningkatakan kualitas SDM ASN di Kabupaten Bogor. Sesuai visi dan misi UNPAD bahwa UNPAD bertugas menghasilkan SDM berkualitas baik lulusan S1,S2, dan S3.