KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor, Ade Yasin menerima rombongan kunjungan kerja (Kunker) Pemerintah Kabupaten Jombang di Ruang Rapat Pendopo Bupati, Kamis (27/6). Dalam kunjungan kerja ini, Pemerintah Kabupaten Jombang ingin belajar tentang Pilkades Elektronik atau E-Voting yang telah dilaksanakan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.

Kabupaten Bogor sendiri telah 2 kali melaksanakan pilkades menggunakan sistem E-Voting. “Pemerintah Kabupaten Bogor sudah 2 kali melaksanakan pilkades dengan sistem elektronik atau E-Voting alhamdulillah semua berjalan dengan lancar walaupun tentunya pasti masih ada saja kekurangan, tapi saya rasa dengan e voting lebih terjamin hasilnya, tanggal 3 November nanti kita juga akan melaksanakan pilkades dengan E-Voting untuk tahap ketiga,” kata Ade Yasin.

Sementara itu Bupati Jombang Mundjidah Wahab menjelaskan kedatangan ke Kabupaten Bogor untuk belajar tentang pilkades menggunakan sistem E-Voting dan juga mengetahui tahapan-tahapannya. “Saya bersama rombongan datang kesini untuk meminta ilmu kepada Pemerintah Kabupaten Bogor terkait Pilkades dengan sistem elektronik atau E-Voting, Kabupaten Bogor sudah melaksanakan, jadi kita ingin tahu tahapan, perencanaan sampai biaya untuk menyelenggarakan Pilkades secara elektronik, mudah-mudahan Ibu Bupati Bogor dan jajarannya berkenan untuk memberikan ilmu dan pengalamannya dalam pelaksanaan Pilkades secara elektronik yang telah dilaksanakan disini,” jelas Mundjidah.

Baca Juga  Headline Bogor | Bupati Bogor Apresiasi Peran IWAPI Kabupaten Bogor Dalan Pemulihan Ekonomi

Terpisah Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bogor Deni Ardiana mengatakan Pilkades dengan menggunakan E-Voting memerlukan kerja ekstra dan biaya yang lebih dibandingkan menggunakan sistem manual. “Butuh kerja ekstra untuk penyelenggaraan Pilkades dengan sistem Elektronik atau E-Voting ini, mulai dari sosialisa yang lebih ekstra khususnya kepada orang tua atau lansia, menggunakan sistem E-Voting memang lebih keren dan terjamin, namun untuk lebih mudah yah secara manual,” ujar Deni. (*)