
KABUPATEN BOGOR – Bertepatan dengan Peringati Hari Ulang Tahun (HUT) Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1960 tentang Peraturan Dasar Pokok-Pokok Agraria (UUPA) ke-61 tahun 2021, Badan Pertanahan Nasional (BPN) menyerahkan aset kepada Pemerintah Kabupaten Bogor, yang dilaksanakan di halaman Kantor BPN Kabupaten Bogor, Jumat (24/9)
Penyerahan aset tersebut diberikan kepada Kepala Dinas (Kadis) Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Pertanahan Kabupaten Bogor sebanyak 190 bidang dengan nilai aset 59 milyar, yang diperuntukan untuk sarana pendidikan, Rusunawa, jalan dan PSU dari target 1.741 bidang di tahun 2021.
Maka dengan penyerahan aset ini, Pemkab Bogor yang bersertifikat saat ini bertambah menjadi 2.523 bidang dengan nilai aset sebesar 660 milyar. Juga diserahkan aset desa kepada Kadis DPMD Kabupaten Bogor sebanyak 13 bidang dengan nilai aset sebesar 7 milyar, serta penyerahan sertifikat aset PLN kepada Pimpinan PT. PLN Persero sebanyak 16 bidang.
Bupati Bogor, Ade Yasin mengaku sangat berterima kasih kepada kmBPN Kabupaten Bogor atas kerjasama dan sinergitasnya selama ini yang sangat baik. Berkat itu, Pemkab Bogor bisa menyelesaikan beberapa sertifikat baik aset redistribusi, sertifikat PTSL atau Prona dan juga beberapa dokumen-dokumen penting pertanahanan lainnya.
“Tentunya ini mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten Bogor dan juga mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD). Cepatnya penyelesaian surat-surat pertanahan semakin cepat juga dalam mendorong PAD Kabupaten Bogor. Saya juga ucapkan terima kasih atas semua jasa dan kebaikannya, semoga kerjasama ini terus terjalin, dan sumbangsih Saudara untuk Kabupaten Bogor mendapatkan pahala dari Allah SWT,” tandas Ade Yasin.
Dengan membacakan sambutan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Bupati Bogor menyatakan bahwa, Kementerian ATR/BPN saat ini sudah jauh lebih baik dari tahun- tahun sebelumnya. Meski demikian semangat reformasi birokrasi dan komitmen untuk selalu melakukan perbaikan tanpa henti didorong kepada seluruh jajaran baik di pusat maupun di daerah.
Semangat perubahan ini, menurutnya, hendaknya menjadi landasan pegawai di lingkungan Kementerian ATR/BPN untuk dapat memegang integritas, selalu bekerja keras, adaptif, inovatif, kolaboratif, dan kreatif dalam menghadapi perubahan organisasi ke depan.
Dengan membacakan sambutan Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional, Bupati Bogor menyatakan bahwa, Kementerian ATR/BPN saat ini sudah jauh lebih baik dari tahun- tahun sebelumnya. Meski demikian semangat reformasi birokrasi dan komitmen untuk selalu melakukan perbaikan tanpa henti didorong kepada seluruh jajaran baik di pusat maupun di daerah.
Semangat perubahan ini hendaknya menjadi landasan pegawai di lingkungan Kementerian ATR/BPN untuk dapat memegang integritas, selalu bekerja keras, adaptif, inovatif, kolaboratif, dan kreatif dalam menghadapi perubahan organisasi ke depan.
“Pemetaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia merupakan salah satu strategi dalam mewujudkan pelayanan pertanahan yang berstandar dunia, maka dari itu seleksi untuk rekruitmen pegawai ataupun promosi pejabat sudah dilakukan dengan sistem Computer Assisted Test (CAT) dan talent pool, sehingga tidak ada lagi penerimaan atau promosi yang berdasarkan kedekatan,” tegas Ade Yasin. (*)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !