Besok, Petisi 26 Bogor Bawa Hampir Sejuta Tanda Tangan ke DPRD, Tuntut Usut Dugaan KKN

Dok. DPRD Kabupaten Bogor.

KABUPATEN BOGOR — Gerakan Masyarakat Sipil Bogor Bersatu yang tergabung dalam Petisi 26 akan menggelar aksi di depan Gedung DPRD Kabupaten Bogor, Senin (28/9). Massa membawa tuntutan penolakan korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) serta meminta penyelamatan uang rakyat.

Aksi bertajuk ”Tolak KKN, Lawan Korupsi, Selamatkan Uang Rakyat” tersebut juga akan membawa hampir satu juta tanda tangan masyarakat yang telah dihimpun oleh Petisi 26.

Ketua Koordinator Petisi 26, Riswan, membenarkan rencana aksi tersebut. Ia menyebut aksi akan dimulai pukul 10.00 WIB dan berlangsung secara damai serta tertib.

Post ADS 1

”Petisi 26 ini gabungan dari keresahan masyarakat. Ada hampir sejuta tanda tangan yang sudah kami himpun. Senin besok kami serahkan resmi ke DPRD sebagai wakil rakyat,” ujar Riswan dalam keterangannya, Ahad (27/9).

Dalam tuntutannya, massa membawa sejumlah isu yang dinilai perlu mendapat perhatian DPRD Kabupaten Bogor. Di antaranya meminta dugaan korupsi di RSUD Parung diusut hingga tuntas serta pihak yang bertanggung jawab ditindak.

Petisi 26 juga menyoroti status dan pengelolaan aset Soto Boyolali milik daerah, dugaan gratifikasi dan nepotisme dalam jual beli jabatan di lingkungan Pemkab Bogor, serta dugaan kebocoran dan penyimpangan pajak dan PAD di BAPPENDA.

Selain itu, massa meminta dugaan penyimpangan anggaran dan KKN dalam pengadaan barang dan jasa di Dinas Pendidikan diusut. Mereka juga menyoroti dugaan nepotisme, intervensi mutasi, serta jual beli jabatan ASN di BKPSDM.

Riswan menegaskan, pihaknya berharap pimpinan DPRD Kabupaten Bogor bersedia menerima perwakilan massa untuk melakukan audiensi dan menyampaikan seluruh tuntutan yang dibawa dalam aksi tersebut. (SND)

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !