KOTA BOGOR – Persiapan menuju Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (Porprov Jabar) terus dimatangkan oleh Institut Karate-Do Indonesia (INKAI) Kota Bogor melalui Kejuaraan Cabang INKAI Kota Bogor, Bogor Karate Championship III Tahun 2026 Piala Kadispora Kota Bogor, yang digelar pada Sabtu (7/2).
Kejuaraan antar klub INKAI tersebut menjadi ajang penjaringan sekaligus evaluasi atlet yang diproyeksikan tampil pada Porprov Jabar dalam waktu dekat. INKAI Kota Bogor secara konsisten menggelar berbagai agenda pembinaan, mulai dari event internal hingga kejuaraan daerah.
“Nah, saya lihat INKAI telah konsisten dalam menjalankan event-event penting, mengikuti event, kemudian try-out, try-in, kemudian juga Kejuaraan Daerah (Kejurda),” ujar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Bogor, Anas S. Rasmana saat ditemui usai pembukaan.
Ia berharap kejuaraan ini mampu melahirkan atlet andalan yang siap bersaing di tingkat provinsi hingga nasional. “Saya harap betul ada atlet yang nanti bisa diandalkan untuk menuju Pekan Olahraga Provinsi Jawa Barat (Porprov Jabar) dalam waktu terdekat ini,” katanya.
Tidak hanya Porprov Jabar, pembinaan jangka panjang juga diarahkan untuk agenda olahraga nasional dan internasional. “Di samping itu, tentunya juga untuk di tahun-tahun berikutnya seperti Pekan Olahraga Nasional (PON) dan juga Sea Games,” lanjutnya.
Untuk target medali, Anas optimistis dapat menyumbangkan prestasi maksimal. “Untuk Porprov Jabar, cabang bela diri rata-rata medali emas, termasuk karate saya berharap minimal 5 emas,” tegasnya.
Ketua Pelaksana Kejuaraan, Bayu Ardiansyah, mengatakan kejuaraan tahun ini merupakan yang ketiga kalinya digelar dengan antusiasme peserta yang tinggi.
“Alhamdulillah Kejurcab INKAI Kota Bogor ini piala Kadispora Kota Bogor ini ketiga kalinya dengan peserta yang mendaftar 400 atlet dan ikut kejuaraan ini sekitar 360 orang,” ungkap Bayu.
Menurutnya, meski jumlah peserta menurun dibandingkan tahun lalu, kualitas atlet justru mengalami peningkatan.
“Di mana tahun kemarin 450, tapi untuk peningkatan kualitas anak-anaknya untuk sekarang lebih baik. Jadinya kuantitas atau jumlah mungkin kita kalah di tahun kemarin, tapi kualitasnya lebih baik yang tahun ini,” jelasnya.
Kejuaraan ini mempertandingkan berbagai kategori usia, mulai dari usia dini hingga veteran. “Yang dipertandingkan itu dari kelas usia dini sampai veteran. Veteran antar pelatih,” katanya.
Bayu menambahkan, kategori veteran juga diikuti para pelatih untuk memberi motivasi kepada atlet. “Saya ini udah usia 30an, 35 ke atas, nanti bertanding antar pelatih kategorinya veteran. Jadinya kita seru-seruan untuk memotivasi. Atlet-atlet kita juga ikut ngeliat pelatihnya ikut bertanding,” ujarnya.
Selain itu, kategori war prof juga dipertandingkan bagi atlet senior. “Yang ikut war prof. Kalau yang ikut war prof itu jelas senior. Kalau ini 15 tahun ke atas. Dan insyaallah kita ada dua kelas, insyaallah bisa tiga,” tuturnya.
Terkait Porprov Jabar, Bayu memastikan INKAI Kota Bogor telah menyiapkan atlet terbaiknya. “Untuk Porprov Jabar dari INKAI mewakili Kota Bogor dan Alhamdulillah atlet kita lolos semua,” pungkasnya. (DR).