KABUPATEN BOGOR – Lembaga Masyarakat Desa Hutan Karang Kapur Sejahtera, Ciampea, Kabupaten Bogor terus bekerja keras membenahi area Gunung Cibodas untuk menjadi lokasi Wisata paska tambang yang memiliki nilai ekonomis tinggi bagi warga sekitar.
Ketua LMDH setempat, Soga Abdul Rojak, mengatakan bahwa saat ini pihaknya masih terus berjuang untuk melakukan upaya dan strategi untuk meningkatkan taraf ekonomi warga melalui sektor wisata alam.
Soga mengatakan bahwa potensi di Gunung Cibodas Ciampea ini begitu besar, dan banyak menyimpan kekayaan alam yang dapat dinikmati masyarakat.
“Di gunung Cibodas ini ada banyak goa, yang tengah kami siapkan agar dapat di nikmati oleh masyarakat, selain itu pemandangan dari atas gunung ini juga indah, disini juga ada camping ground dan ini merupakan upaya kami sebagai mantan penambang yang berpikir kedepan dalam menjaga keseimbangan alam dan memajukan taraf perekonomian desa melalui sektor wisata alam,” tutur Soga.
Bersama dengan pengurus lainnya, LMDH Karang Kapur Sejahtera Ciampea Bogor, ini juga telah menyampaikan niat dan rencana dari upaya tersebut kepada semua jajaran TNI Polri, termasuk kepada pihak pemerintah Kabupaten Bogor, Perhutani dan juga dari pejabat yang berada di lingkungan ESDM.

“Kami berharap, semua pihak mendukung upaya kami dalam mengembangkan sektor wisata alam di desa kami, karena dengan majunya sektor wisata alam di desa kami maka akan tercipta pula peningkatan taraf hidup di desa kami,” tutup Soga.
Sementara itu, Camat Ciampea, Chaerudin Pelani, saat Riung Mungpulung penataan gunung Cibodas, beberapa waktu lalu mengatakan, bahwa pihaknya akan membantu masyarakat desa untuk mengembangkan potensi wisata di wilayahnya, termasuk Gunung Cibodas tersebut, karena Chaerudin melihat, aset dan potensi wisata di gunung Cibodas ini begitu besar dan harus di jaga keindahan alamnya.
“Kami selaku pemerintah, akan berusaha dan membantu LMDH untuk bersama sama memajukan potensi wisata alam paska tambang di Gunung Cibodas Ciampea ini, ini merupakan potensi yang luar biasa, ” ujar Chaerudin Pelani.
Meski demikian, Lembaga Masyarakat Desa Hutan Desa Bojong Rangkas Ciampea Bogor, ini secara perlahan mulai melakukan penataan meski dalam ruang lingkup yang belum begitu besar, karena anggaran dalam melakukan penataan ini masih sebatas swadaya dari Pengurus LMDH setempat. (*)