Headlinebogor.com – Di media sosial diviralkan tentang seorang pelajar Muslim yang menyelamatkan teman sekelas yang tertangkap dalam Pembajakan Bus di Italia.

Seorang siswa yang terperangkap dalam serangan terhadap sebuah bus sekolah di Milan, Italia telah diangkat rekannya sebagai pahlawan karena menyelamatkan teman-teman sekelasnya dan guru-gurunya.

Kronologis dari perjalanan bus berubah menjadi mimpi buruk, ketika 51 siswa dan dua guru mereka disandera di bus sekolah mereka. Pembajak mengambil semua telepon remaja tetapi seorang siswa, Ramy Shehata, 13 tahun, berhasil menyembunyikan miliknya.

Baca Juga  Komjen Ahmad Dofiri Ditunjuk Sebagai Wakapolri, Sembilan Bintang : Layak dan Bisa Menjadi Contoh

Dilansir dari media di Italia, Ramy pura-pura berdoa dalam bahasa Arab sementara, sebenarnya, ia memanggil ayahnya untuk memberitahunya agar memberi tahu polisi yang kemudian membentuk blokade untuk menghentikan bus. Pembajak kemudian membakar bus dan dilaporkan mengatakan “tidak ada yang turun di sini hidup-hidup,” tetapi polisi berhasil membuat semua orang turun dari bus dengan aman.

Pelajar, yang ayahnya pindah ke Italia dari Mesir pada tahun 2001, mengatakan dia yakin dia akan mati ketika bus dibakar dan dia mulai berdoa dan memohon keselamatan.

Baca Juga  Rumah Tahfidz Nurul Qalbi Isi Ramadan Dengan Khatamkan Al Quran

Ketika ditanya, Ramy mengatakan dia hanya memikirkan teman-teman sekelasnya. Dia melanjutkan:

“Saya ingin menyelamatkan mereka, saya mencoba menenangkan mereka, saya tidak peduli apa yang akan terjadi pada saya. Setelah berbicara dengan ayah saya, saya mulai berdoa, keluarga kami adalah seorang Muslim yang taat,”

Meskipun telah lahir di Italia pada tahun 2005, Ramy tidak memiliki kewarganegaraan Italia, tetapi sekarang banyak warga membuat petisi untuk memberikan kewarganegarsan kepadanya, termasuk dari Wakil perdana mentri Italia, Luigi Di Maio. (*)