KOTA BOGOR – Reses kedua tahun 2018 Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, dari Fraksi Golongan Karya (Golkar) Kota Bogor Heri Cahyono dilaksanakan di Kelurahan Pasir Kuda, untuk reses kali ini Heri mengundang 325 Kader Posyandu dari tiga Kelurahan yaitu Pasir Kuda, Pasir Jaya dan Pasir Mulya, hadir pula Ketua LPM Pasir Kuda Bapak Tatang dan juga Kasi Ekbang Asep.

Posyandu menjadi sangat strategis dalam peranannya mensejahterakan rakyat dan tercapainya tujuan Pemerintah Kota Bogor, terutama dalam bidang kesehatan, tidak hanya itu Posyandu dan Pos Bindu adalah ujung tombak bagi upaya menjaga kesehatan warga.

Munculnya wabah penyakit dapat di deteksi awal dari keberadaan Posyandu, tenaga mereka sangat dibutuhkan oleh pemerintah dalam menjalankan program kesehatan.

Baca Juga  Melalui Rakorcab, PPP Totalitas Menangkan Pasangan RZ | Headline Bogor

Tentu dengan peranannya yg sangat strategis itulah Pemerintah Kota Bogor harus memberikan perhatian yg serius bagi para Kader Posyandu, perhatian dalam bentuk insentif berupa BOP juga fasilitas fisik serta peralatan kesehatan.

Dari hasil reses didapati banyaknya Kader Posyandu mengeluhkan terbatasnya peralatan deteksi tensi jantung, juga rusaknya timbangan, kurangnya kursi roda, peralatam meja dan kursi serta kurang memadainya tempat atau ruangan posyandu.

Baca Juga  BPN Kota Bogor Tidak Mengetahui Adanya Hibah Tjung Tjeng Louw ke Pemkot Bogor

Jika diberikan bantuan tentu kerja mereka akan lebih optimal dan peranan Puskesmas dan rumah sakit akan terbantu sebab penanganan awal terhadap pelayanan kesehatan masyarakat dapat dilakukan oleh Posyandu dan Pos bindu.

Insya Allah dprd telah menganggarkan BOP tahun 2019 bagi Kader Posyandu, ketika hal ini disampaikam kepada peserta reses mereka sangat riang gembira dan senang. (*)