“Dalam dua tahun dengan program-program tadi, jumlah desa bintang lima (Desa Mandiri) naik,” ucap Kang Emil.

Selain itu, tidak hanya mendorong ekonomi keumatan, Pemerintah Provinsi Jabar dengan visi Jabar Juara Lahir dan Batin juga melahirkan program Sadesha (Satu Desa Satu Hafidz). Hingga kini, sekitar 3.000 desa di Jabar sudah memiliki penghafal Al-Qur’an.

Melalui program Sadesha, Pemerintah Provinsi Jabar menargetkan tahun 2022 seluruh desa di Jabar sudah memiliki minimal satu penghafal Al-Qur’an 30 juz. Kemudian tahap selanjutnya adalah memperbanyak para hafidz yang dicetak oleh para peserta lulusan Diklat Sadesha.

Baca Juga  Dinar : Senam Aerobik, Selain Sehat, Mampu Menjalin Silaturahmi Warga | Headline Bogor

“Cita-cita kami ekonomi desa bangkit oleh digital 4.0, tapi spritual juga kuat,” tutup Kang Emil.

Rumah Zakat sendiri merupakan lembaga filantropi pengelola zakat, infak, sedekah, dan dana kemanusiaan melalui program-program pemberdayaan masyarakat.

Dalam Public Expose Rumah Zakat 2021, penghargaan Tokoh Pemberdayaan 2020 diberikan kepada sembilan tokoh. Selain Kang Emil, penghargaan diberikan antara lain kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Bupati Banggai Herwin Yatim, dan Direktur Utama Bank Syariah Indonesia Hery Gunardi.

Baca Juga  ACT Bersama Vivo Indonesia Pulihkan Palu dan Donggala | Headline Bogor

Sumber : Jabar