Headline Jabar | Ridwan Kamil Sebut Pemekaran Kabupaten Bogor Sangat Mendesak

Dikatakanya, dirinya menyadari esperimen DOB di beberapa daerah tidak semuanya berjalan mulus karena berbagai hal dan faktot. Untuk itu, pemerintah pusat harus lebih selektif dalam memberikan kebijakan untuk daerah yang DOB.

“Masukan saya beri sanksi kepada daerah yang ternyata tidak memenuhi persyaratan menjadi daerah calon persiapan DOB. Saya tunggu surat sakti dari bapak (Direktorat Jendral Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri,” katanya.

Emil memaparkan, Di Jabar investasi selalu nomor satu, karena infrastrukturnya dianggap paling siap. Kedua SDM di Jabar dianggap paling kompetitif.

“Indeks kompetitif warga Jabar berada di zona empat, sedangkan yang lain di indeks zona lima dan enam. Ini sangat baik sekali,” ucapnya

Senada, Sekretaris Daerah Kabupten Bogor, Burhanudin mengatakan, secara administrasi dan yang lain sebagainya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor paling siap untuk menjadi calon persiapan CPDOB.

“Apakah itu terkait administrasi, apakah itu terkait cakupan wilayah, batas wilayah, aset, personil, sarana dan prasarana sudah sangat siap, termasuk anggaran,” katanya.

Burhan-sapaanya menjelaskan, saat ini DPRD Kabupaten Bogor juga sudah menyetujui ketika ditetapkan sebagai CPDOB akan menganggarkan Rp25 miliar setiap tahunnya. (*)