KABUPATEN BOGOR – Setelah meninjau Posyandu dan Paud di wilayah Cibinong Kabupaten Bogor, Atalia Praratya Ridwan Kamil menyambangi SMKN 2 Cibinong,bertujuan untuk memotivasi para siswa dan juga melakukan Deklarasi anti hoax disekolah tersebut pada Senin (25/2).

Dalam kesempatan ini Atalia juga mengapresiasi keberadaan SMKN 2 Cibinong yang memiliki ciri khas tersendiri yaitu jurusan musik klasik dan ini satu-satunya di Provinsi Jawa Barat.

“Keberadaan sekolah kejuruan musik klasik ini luar biasa karena ini satu-satunya di Provinsi Jawa Barat bahkan di Indonesia, setiap SMK harus kita dorong memiliki ciri khasnya masing-masing,” tuturnya

Dia mengaku merinding mendengarkan orkestra siswa SMKN 2 yang memainkan lagu melayu ketipak ketipung hingga lagu bohemian rhapsody milik grup band asal Inggris Queen.

Baca Juga  Headline Bogor | Muspika Ciampea, Anggota DPRD Serta Jurnalis Bagikan Masker Bagi Pengguna Jalan

“Mereka buat saya merinding karena bisa memainkan lagu bohemian rhapsody yang tergolong sulit sehingga saya berdoa agar mereka bisa mewarnai industri musik di kemudian hari, walaupun tidak midah tetapi siapapun bisa menjadi orang hebat hingga tadi saya menyemangati agar mereka tidak patah langkah,” sambungnya.

Atalia pun meminta siapapun mereka baik itu siswa SMA, SMK dan SLB untuk tetap fokus mengejar cita-cita, kebaikan dan perubahan agar tujuan mereka terwujud.

“Siapapun mereka, mereka akan bisa menjadi seperyti apa yang mereka harapkan dan impikan asalkan mereka bekerja sepenuh hati dan memiliki strategi yang tepat,” pinta Atalia.

Baca Juga  Mencari Bintang Dangdut Di Kecamatan Leuwiliang | Headline Bogor

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dewi Sartika melanjutkan ajang Sarling yang dilakukan oleh Pemprov Jawa Barat merupakan bagian dari upaya meningkatkan kemampuan dan kompetensi siswa SMA, SMK daPertemuan

“Pertemuan Sarling ini kita adakan dialog agar kemampuan dan kompetensi siswa SMA, SMK dan SLB terus meningkat dan itu suatu keharusan karena dari generasi penerus dan anak-anak muda Jawa Barat ini akan lahir pemimpin yang berkarakter, cerdas dan bijaksana. Sarling ini yang kedua kalinya dan akan berlangsung di 27 kabupaten ataupun kota di Jawa Barat,” lanjut Dewi. (*)