Bogor (Headlinebogor) – Meluapnya sungai Puraseda di Desa Puraseda, Kecamatan Leuwiliang pada Sabtu (30/9) malam, membuat bangunan SDN Kampung Tengah tersapu arus luapan sungai. Hal tersebut mengancam 115 siswa gagal menyelenggarakan Ujian Tengah Semester (UTS).

Namun demikian, pihak sekolah melakukan antisipasi agar siswanya dapat menjalankan UTS. SDN Kampung Tengah membagi ujian menjadi dua waktu karena tiga ruangan yang tersapu air sudah tidak layak. Kelas satu sampai kelas tiga melaksanakan ujian pagi hari, kelas empat hingga enam di siang hari.

Atori, Kepala Sekolah SDN Kampung Tengah menegaskan bahwa pelaksanaan ujian tidak akan tergantung pada cuaca. Namun bila bangunan sisanya ambruk, maka SDN Kampung Tengah akan mengungsi ke SDN Puraseda.

Baca Juga  Alumni Training Of Trainee Alquran Brailee Kabupaten Bogor Siap Terjun Ke Masyarakat | Headline Bogor

Ketua DPRD Kabupaten Bogor, Ade Nurhandi pun angkat bicara. Dirinya menekan pihak Pemkab untuk segera merelokasi SDN Kampung Tengah yang posisinya berada di bibir sungai Puraseda.

Baca Juga : [button link=”http://jabaronline.com/2017/10/02/pengemudi-ojek-online-di-bandung-tewas-ditembak-polisi/” color=”red” newwindow=”yes”] Pengemudi Ojek Online Di Bandung Tewas Dengan Luka Tembak[/button]

“Relokasi penting karena tak mungkin dibangun lagi di sana. Apalagi rawan longsor dan banjir jika aliran sungai kembali meluap saat hujan,” ungkapnya. (AP)