Melihat hasil QTT maka, para pembalap memutuskan untuk mengikuti ajang perlombaan di 3 kelas diantaranya 17,18 dan 19 dengan rincian :

Pada saat Race yang dilangsungkan pada hari minggu tanggal 15 Desember 2019, Dari hasil Race, hanya Satrio Fajar yang berhasil naik Podium ke-5 dengan catatan waktu 18.124 sangat tipis oleh Awal Rekso P dengan Honda Brio nya yang memiliki catatan waktu 18.120 disusul peringkat ke-3 Harry H, peringkat ke-2 Raka juga dengan Galant nya dan peringkat ke-1 Reza Fadli yang mencatatkan waktu 18.036.
Visi para Pembalap TRT sendiri dalam mengikuti ajang Drag Race ini merupakan suatu bentuk kepedulian untuk menjaga dan melestarikan Mobil Nasional yang sudah ada sejak era tahun 90-an, sekaligus menangkis anggapan bahwa Mobil Timor bukan merupakan Mobil jelek, gampang rusak dan spert part yg susah. Terbukti dari event² yg sudah berjalan dari tahun ke tahun, TRT sering Kali mendapatkan Thropy juara 1 kelas Bracket 19, 18 bahkan Kelas Bracket Conslation 17,5 Second pada seri 2 Tahun 2018, atas nama pembalap Septian Dwi Haryanto dengan Timor DOHC Maroon lansiran 1997-nya.
Misi TRT adalah memberikan edukasi kepada masyarakat khususnya para pemakai Kendaraan untuk slalu tidak ugal-ugalan di jalan tol, kami selalu berpesan bahwa tol bukan lah arena balap.
Kami berharap ajang drag race ini terus selalu ada Dan kami mohon kepada panitia/manajemen sirkuit Sentul utk menambah jumlah seri di Tahun 2020 mendatang. (*)