JAKARTA – Ketua Harian DPP Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, mengaku mendengar adanya keluhan terkait sejumlah menteri di Kabinet Merah Putih yang dinilai kurang seirama dengan Presiden Prabowo Subianto.

“Memang saya ada dengar keluhan sedikit-sedikit tentang masih ada yang kemudian kurang seirama. Apakah itu yang dimaksud, nanti kita akan lihat seperti apa,” ujar Dasco di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/2).

Meski demikian, Dasco enggan membeberkan siapa sosok menteri yang dimaksud. Namun, Dasco menegaskan bahwa dirinya belum mengetahui secara pasti menteri mana yang dimaksud.

Baca Juga  Headline Nasional | Rusidi Minta Izin Hadirkan Bawaslu Bengkalis di Sidang MK

“Saya belum tahu persis yang dimaksud yang mana, tapi kita tahu dalam program kerja asta cita dalam pemenuhan janji kampanye, Pak Prabowo ingin sekali berbuat untuk kesejahteraan rakyat,” jelasnya.

Dasco juga enggan berspekulasi apakah Prabowo akan ada reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Namun, dia mengingatkan bahwa setiap menteri dan wakil menteri yang diangkat telah menandatangani pakta integritas.

“Menteri atau wamen sebelum diangkat jadi menteri itu membuat atau menandatangani pakta integritas. Di dalam pakta integritas itu tercantum beberapa pasal yang tentunya menjadi bahan evaluasi,” kata Dasco.

Baca Juga  Headline Nasional | Indonesia Raih Tiga Penghargaan dalam Travel Weekly Asia 2019 Readers Choice Awards

Dasco menyerahkan sepenuhnya kepada Presiden Prabowo Subianto untuk mengevaluasi kinerja menteri-menteri di Kabinet Merah Putih. Terlebih, Presiden telah merasakan langsung kinerja para menterinya selama 100 hari kerja.

“Evaluasi kinerja menteri adalah wewenang penuh Presiden. Kita percaya Pak Prabowo akan mengambil langkah terbaik untuk kepentingan rakyat,” pungkasnya. (DR)