BOGOR – Pencak silat sebagai sebuah seni bela diri khas nusantara dan juga warisan budaya nenek moyang yang melegenda kini mulai meredup, namun masih di cintai dan menjadi Salah satu pilihan milenial.
Hal tersebut di sampaikan Siti Sarah, Siswi kelas 8 dari SMP YP Pembangunan kepada awak media saat mengikuti Pertandingan Silat di Botani Square. Minggu, 24 Februari 2019.
“Saya ikut silat dari semenjak SD, dan silat warisan budaya yang harus di lestarikan di Indonesia. Mungkin sekarang sudah banyak beladiri yang berasal dari internasional namun saya pilih yang tradisional,” kata Sarah dengan lugas.

Rupanya Sarah tak sendiri, ia bersama teman – temannya dari perguruan Elang Putih bersama perguruan yang lain berharap pencak silat terus hidup dan lestari di tengah serbuan budaya luar.
– Siti Sarah (SMP YP Pembangunan) Kelas 8
-Silsi febrian hasfan (SMP Yp Pembangunan) 8
-Revina Sanusi (SMK Kamandaka) 10
-Desi Herawati (SMK Binantara) 10
-Vira Hapitri (SMK Tri Dharma 2) 10. (*)