KABUPATEN BOGOR – Hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi di Pasirgintung berakibat rumah milik warga, Lilis (25) warga Kampung Pasirgintung RT 03 RW 04, serta Emur (60) RT 04 RW 05, Kampung Panjaungan, Desa Batutulis, Kecamatan Nanggung ambruk rata dengan tanah.
Orang tua Lilis, Omah mengaku kaget melihat kondisi rumah anaknya yang porak poranda rata dengan tanah karena bencana hujan lebat dan angin kencang. Janda 4 anak berusia 50 tahun ini tidak bisa berbuat banyak karena keterbatasan.
Omah menjelaskan, sudah 5 bulan terakhir ini, rumah anaknya (Lilis-red) sudah tidak ditempati, karena khawatir sewaktu waktu terjadi ambruk dan mengancam keselamatan.
“Melihat kondisi rumah yang ditempati anaknya maka, sebelumya kami sarankan untuk segera pindah ketempat yang lebih aman,” terangnya.
Omah yang kesehariannya menjadi pedagang gorengan ini berharap ada bantuan dari pemerintah untuk bisa memperbaiki rumah anaknya yang porak poranda .
Pantauan dilokasi, pengurus RT dan RW setempat melakukan swadaya membersihkan sisa material rumah yang ambruk akibat diterjang musibah bencana alam, termasuk penggalangan dana untuk membantu dan meringankan beban warga korban.
Ditempat yang sama, Ketua LPM Desa Batutulis, Erwin Jamaludin menambahkan, ambruknya rumah itu ditengarai lantaran intensitas hujan yang lebat pada Senin (23/6) pukul 18: 00 WIB malam.
“Dampak dari hujan intensitas tinggi dan konstruksi bangunan kondisinya sudah lapuk termakannya usia, sehingga kedaannya rumah tersebut sudah tidak layak huni (RTLH).” Semakin menurunnya kuota untuk rehab rumah dari Pemkab Bogor, maka tidak sebanding dengan jumlah data base RTLH di Batutulis. Jumlah RTLH di Desa Batutulis masih diangaka ratusan Kepala Keluarga (KK) yang layak dibantu pemerintah,” papar Erwin yang akrap di panggil Boni.
Peristiwa ini, kata Boni, akibat dari bencana alam, kedua rumah atas nama Emur warga Panjaungan serta atas nama Lilis kondisinya ambruk dan sangat memprihatinkan. Oleh karenanya ia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dapat memberikan bantuan untuk memperbaiki kedua rumah warga tersebut.
Pihak BPBD Kabupaten Bogor saat di konfirmasi belum memberikan keterangan terkait kondisi kedua bangunan rumah yang porak poranda. Sedangkan Anggota DPRD Kabupaten Bogor dari Fraksi Demokrat Ruhiyat Sujana, mendanggapi serius dan berjanji akan mendorong ke pihak BPBD dengan tujuan agar kedua bangunan rumah yang ambruk itu bisa dibangun.
(Agil)