Headline Bogor | Cegah Kekerasan Anak dan Perempuan, P2TP2A Kabupaten Bogor Ajak Relawan Sosialisasikan Kesadaran Hukum

KABUPATEN BOGOR – Pusat Pelayanan Terpadu Perlindungan Anak dan Perempuan (P2TP2A) Kabupaten Bogor, ajak puluhan pengurus dan relawan perlindungan anak dan perempuan lakukan pelatihan di Hotel Gumilang, Cipayung, kamis (19/9). Hal itu dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dan keterampilan, dalam menangani dan mengurangi kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan di Kabupaten Bogor.

Ketua P2TP2A Wanoja Mitandang Kabupaten Bogor, Euis K Hidayat mengatakan, kegiatan pelatihan dilakukan untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) P2TP2A baik pengurus dan relawan. Serta meningkatkan wawasan dan pengetahuan dalam mengangani kasus yang dihadapi.

“Kami berharap pelatihan ini bisa memperluas jejaring. Semakin banyak jejaring ini akan mempermudah kita mengurangi kekerasan yang terjadi terhadap anak dan perempuan. Jejaring kita alhamdulilah sudah bertambah, di Cileungsi, Cibungbulang, Ciawi, dan Bojonggede,” tegasnya

Post ADS 1

Sementara itu, Sekretaris DP3AP2KB Kabupaten Bogor, Chaerudin Felani menjelaskan, perempuan dan anak di Indonesia termasuk Kabupaten Bogor masih rawan menjadi korban kekerasan. Tahun 2019 ini pihaknya bekerja sama dengan P2TP2A telah menangani kasus kekerasan terhadap perempuan sebanyak 43 kasus, dan kekerasan terhadap anak sebanyak 73 kasus.

Baca Juga  Headline Bogor | Rencana Pemekaran Wilayah Dan Dugaan Jual Beli Tanah Negara

“Salah satu solusi pencegahan kasus ini, dengan meningkatkan kesadaran perempuan akan hak dan kewajibannya didalam hukum melalui pelatihan dan penyuluhan. Selain itu, gerakan global “He For She” yang melibatkan kaum laki-laki dalam penyelesaian persoalan tidak kekerasan terhadap perempuan dan anak,” ungkap pria yang akrab disapa felani.

Menurutnya, pelibatan kaum laki-laki diharapkan dapat memperkuat daya tahan ekonomi sosial perempuan dan anak melalui ketahanan dalam berkeluarga. Oleh karena itu dibutuhkan sinergi semua pihak untuk bertindak menghentikan praktek kekerasan.

Baca Juga  Headline Bogor | Danrem 061/SK Dan Bupati Bogor Ngariung Bareng Camat, Kades, RT dan RW

“Melalui pelatihan ini diharapkan dapat memberikan peningkatan, pengetahuan, wawasan dan keterampilan. Serta dapat meningkatkan kerjasama sehingga kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat diminimalisir dan diakhiri,” tukasnya.

Dalam kegiatan ini juga beberapa narasumber hadir memberikan pelatihan yakni, dari Komnas Perempuan RI, Kejari Cibinong, Polres Bogor, dan LBH Apik Jakarta. (*)

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !