KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor, Ade Yasin memastikan, Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor saat ini tengah melakukan pendataan tenaga pendidik yang akan diakukan vaksinasi Covid-19.

“Saya minta Kadinkes mendata dulu, untuk menghitung berapa jumlahnya, dan berapa yang jadi prioritas karena kita dapat suplai vaksin Covid-19 itu tidak sekaligus, tetapi bertahap diprioritaskan kepada mereka yang kerentanannya lebih tinggi,” tegas Ade, usai melantik tenaga fungsional. (8/3)

Menurut Ade, pendataan dilakukan karena tidak ada batas antara guru sekolah negeri dan swasta, termasuk dosen, rektor mulai dari tingkatan perguruan tinggi/universitas sampai dasar.

Baca Juga  SDN Cibunar 01 Ambruk, Siswa Belajar di Gilir

“Kita akan diselesaikan dulu oleh Dinkes kriterianya seperti apa, tergantung ketersediaan vaksinnya, kalau kurang kita akan minta penambahan, karena menurut informasi dari awal kita akan disuport 20 persen vaksin Covid-19 dari jumlah penduduk, mudah-mudahan bisa terealisasi,” ungkap Bupati Bogor.

Kata Ade menambahkan, rencana pemberian vaksin Covid-19 kepada para tenaga pengajar sebagai upaya persiapan rencana pelaksanaan pembelajaran tatap muka.

Baca Juga  JOIN untuk Indonesia, Sekjen JOIN Serahkan Buku Bacaan di Pelosok Pulau Muna

“Ini persiapan kalau seandainya pembelajaran tatap muka dimulai, baik guru dan para siswa minimal resiko mereka dari paparan covid-19 lebih kecil,” imbuhnya. (*)