KOTA BOGOR – Air hasil pemusnahan minuman keras (miras) di Mapolresta Kota Bogor terlihat mengalir keluar area kantor dan menimbulkan bau tidak sedap di sekitar lokasi pemuanahan. Hal ini mendapat perhatian publik karena terjadi di ruang terbuka yang ramai dilalui masyarakat.

Menanggapi hal tersebut, Ketua KPP Bogor Raya, Beni Sitepu, menyampaikan keprihatinannya atas kejadian itu.

“Kami memahami bahwa pemusnahan barang bukti miras merupakan bagian dari penegakan hukum. Namun, ke depan kami berharap prosesnya dilakukan dengan lebih memperhatikan aspek lingkungan dan kebersihan, agar tidak menimbulkan dampak negatif di sekitar lokasi,” ujar Beni Sitepu.

Baca Juga  Kasum TNI Buka FGD Pembentukan Angkatan Siber TNI

Beni juga menekankan pentingnya koordinasi antarinstansi dalam penanganan limbah hasil kegiatan penegakan hukum.

“Kami mendorong agar setiap kegiatan serupa memiliki prosedur pembuangan limbah yang aman dan tidak menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat,” tambahnya.

Lebih lanjut, KPP Bogor Raya menegaskan komitmennya untuk terus mendukung penegakan hukum yang tetap menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan.

Baca Juga  Pelatihan Coast Guard Basic Training Personel PPPK Bakamla RI Resmi Dibuka

Lembaga tersebut juga menyatakan kesiapan bekerja sama dan memberikan masukan konstruktif demi terciptanya Kota Bogor yang tertib, bersih, dan nyaman bagi seluruh masyarakat. (DR)