KOTA BOGOR – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor akan menggelar even teater bertajuk Bogor Act Festival (BAF) 2019. Bogor Act Festival (BAF) 2019 merupakan even teater pertama yang mempertemukan komunitas-komunitas teater independen se-Bogor Raya. Mengusung tema “Ngajungjung Ruang”, BAF 2019 diharapkan bisa membuka ruang-ruang kekaryaan, keilmuan, dan kekeluargaan antarkomunitas teater di Bogor.

BAF 2019 akan digelar pada 5-7 September 2019 di Gedung Kamuning Gading Kota Bogor. Selama tiga hari, BAF 2019 akan menyuguhkan serangkaian acara, di antaranya pementasan teater, sarasehan teater, dan workshop teater. Seluruh kegiatan di BAF 2019 melibatkan seluruh elemen komunitas teater se-Bogor Raya, baik teater independen, teater kampus, bahkan teater pelajar hingga para pelaku teater di Bogor dan sekitarnya. Khusus untuk pementasan teater, BAF 2019 hanya memberi panggung kepada komunitas teater independen. Hal ini dikarenakan BAF secara khusus ingin memberi ruang kepada komunitas teater independen. Selain itu, komunitas teater kampus dan teater pelajar sudah memiliki ruangnya sendiri dalam satu kemasan acara khusus. Teater kampus memiliki ruang di Parade Teater Kampus, sementara teater pelajar di Festival Drama Juang.

Ketua Panitia BAF 2019, Achmad Dayari mengatakan bahwa selama ini komunitas teater independen di Bogor hanya berkarya dalam acaranya masing-masing. Melalui BAF ini, ia berharap komunitas teater independen di Bogor bisa berkumpul bersama dan berkarya. Dengan demikian, BAF akan semakin meramaikan even teater di Bogor. “Kita ingin komunitas teater independen ngariung bareng, pentas, berbagi ilmu, dan berbagi pengalaman,” kata Achmad.

Baca Juga  Headline Nasional | Sandiaga Uno Ingin Kembangkan Wisata Berbasis Heritage di Sumatera Barat

Achmad Dayari menambahkan, kegiatan ini juga diharapkan dapat merangkum jejak perjalanan teater di Bogor dari waktu ke waktu. Menurutnya, jejak perjalanan teater dapat menjadi panduan atau contoh bagi komunitas untuk membangun dan mengembangkan teater di Bogor.

“Nanti akan ada acara sarasehan teater. Kami undang pelaku teater lintas generasi untuk menceritakan pergerakan teater di masanya. Sebagai penyeimbang, kami juga akan undang wartawan untuk memberikan sudut pandang jurnalis,” pungkas Achmad. (*)