“Kami juga akan berikan Kartu Bogor Sehat ini kepada para marbot yang bertugas di masjid-masjid atau mushola. Saya minta kepada DMI untuk menginventarisir para marbot di Kabupaten Bogor,” paparnya.
Selanjutnya Ade Yasin menjelaskan, pandemi covid-19 berdampak pada menurunnya kondisi perekonomian masyarakat dan menimbulkan berbagai permasalahan sosial, seperti meningkatnya kemiskinan, meningkatnya pengangguran akibat PHK, disrupsi digital yang menimpa sebagian besar generasi pelajar, khususnya pada pendidikan dasar dan menengah yang selama pandemi ini belajar secara daring, dan masalah lainnya.
“Pada kesempatan yang baik ini saya juga mengajak kepada seluruh ormas islam termasuk DMI melalui para alim ulama, da’i, mubaligh dan khotib, untuk senantiasa menyampaikan pesan kesejukan demi kuatnya Ukhuwah Islamiyah dan terciptanya situasi yang kondusif dan harmonis dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara,” tutup Bupati Bogor Ade Yasin.
Dalam acara ini Bupati Bogor juga menyerahkan penghargaan kepada PC DMI Cibungbulang sebagai DMI Kecamatan Teraktif, PC DMI Cileungsi sebagai DMI Kecamatan Terinovatif, serta PN DMI Desa Ciangsana Kecamatan Gunung Putri sebagai DMI Desa Teraktif. (*)