KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor, Ade Yasin mengajak stakeholder bidang kesehatan dan organisasi profesi bidang kesehatan untuk turut serta bersama – sama memenuhi kebutuhan vaksinator Covid-19, guna mempercepat vaksinasi di Kabupaten Bogor.

“Terutama orang yang sudah bisa memvaksin dan sudah dilatih melakukan vaksin minimal dokter, perawat yang biasa menyuntik dan mengetahui bagaimana caranya menyuntikan vaksin, supaya percepatan 100 ribu vaksin per hari ini juga bisa kita lalui, bisa kita hadapi,” tutur Bupati Ade dalam Rapat Koordinasi bersama stakeholder bidang kesehatan dan organisasi profesi bidang kesehatan, yang diselenggarakan secara virtual (18/8).

Menurut Bupati, selain penerapan Protokol Kesehatan untuk mencegah penyebaran wabah, vaksinasi merupakan satu-satunya langkah untuk meningkatkan kekebalan komunal atau yang biasa kita dengan Herd immunity.

Baca Juga  Headline Bogor | Kades Cemplang Ingatkan BLT Dana Desa Untuk Membeli Kebutuhan

“Dari target 4,2 juta penduduk Kabupaten Bogor yang harus divaksin, kita baru tercapai 655.087 untuk dosis pertama atau sekitar 15,50%, dosis kedua sebanyak 329.857 atau sekitar 7,81%, dosis ketiga sebanyak 1.025. Secara keseluruhan untuk vaksinasi di Kabupaten Bogor ini mencapai 986.011 atau setara 11,67%. Sementara target kita Agustus ini harus tercapai 20%,” paparnya.

Untuk Kabupaten Bogor, menurutnya, di akhir September 2021 Pemkab Bogor menargetkan 70% warga telah tervaksin. dan Pemerintah Pusat akan memberikan 4 juta dosis vaksin untuk Kabupaten Bogor, sehingga orang yang divaksin harus 100 ribu per hari.

“Target ini berarti 10 kali lipat , jadi harus 100 ribu per hari agar mempercepat proses 70% vaksinasi atau herd immunity di akhir bulan September 2021. Karena termasuk dalam wilayah aglomerasi, kita harus mencapai itu, untuk Jakarta sekarang sudah 70%, karena kita terhambat oleh tenaga medis. Ini kita lakukan agar bisa mencapai target 70%,” bebernya.

Baca Juga  Pemkab Bogor dan Kadin Gelar Bazar Pangan Murah di Babakan Madang

Bupati menjelaskan, saat ini jumlah vaksinator di Kabupaten Bogor hanya ada 1.076 vaksinator. Untuk mengejar target percepatan vaksin, perlu lebih banyak vaksinator, untuk itu dirinya mengajak para stakeholder kesehatan untuk turun bersama memenuhi kebutuhan tenaga vaksinator.

Hadir dalam rapat koordinasi, Ikatan Dokter Indoneaia (IDI), Persatuan Persatuan Perawat Indonesia (PPNI), Ikatan Bidan Indonesia (IBI), Persatuan Dokter Gigi Indonesia (PDGI) Kabupaten Bogor, Perhimpunan RS Seluruh Indonesia (PERSI), Asosiasi Klinik (Asklin), Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI), Perhimpunan Profesi Kesehatan Muslim Indonesia (Prokami), Dinkes Kabupaten Bogor dan Bakesbangpol Kabupaten Bogor. (*)