KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor, Ade Yasin menghimbau agar para Aparatur Sipil Negara (ASN), pegawai BUMD, hingga perangkat desa yang beragama Islam di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk membayarkan zakat melalui Badan Amil Zakat Nasional (Baznas).

Hal itu disampaikan saat meluncurkan Gerakan Cinta Zakat bersama Wakil Bupati Bogor, Sekretaris Daerah, Kepala Perangkat Daerah, Ketua Baznas, Kepala Kementrian Agama (Kemenag), Ketua MUI Kabupaten Bogor di Lobby Gedung Tegar Beriman, Cibinong, Selasa (4/5). Peluncuran gerakan ditandai dengan pembayaran zakat Bupati dan Wakil Bupati Bogor.

“Gerakan Cinta Zakat ini diharapkan dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat, infak, sedekah dan memastikan penyalurannya tepat sasaran betul-betul sampai pada saudara-saudara kita yang membutuhkan,” ujar Ade Yasin.

Baca Juga  Headline Bogor | MOKA Emban Misi Promosikan City Of Sport And Tourism Di Kancah Nasional Dan Internasional

Zakat, lanjut Ade, merupakan salah satu instrumen pemberdayaan ekonomi ummat. Untuk itu kepada Baznas dan para Unit Pengumpul Zakat (UPZ) agar mendorong masyarakat untuk menjadikan zakat sebagai strategi pemulihan ekonomi masyarakat.

“Zakat harus dikelola secara amanah, untuk itu Baznas harus senantiasa menjaga agar profesional, transparan dan akuntabel dalam pengelolaan zakat untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat. Optimalkan UPZ sampai tingkat desa dan jangan hanya menargetkan pemasukan zakat dari ASN saja tapi harus bisa merangkul BUMN, BUMD dan perusahaan swasta di semua sektor,” ungkapnya.