“Di stasiun juga kita sekat-sekat jangan seperti kemarin orang berbondong-bondong ke Jakarta hanya untuk berbelanja, yang menimbulkan kerumunan. Ini tidak boleh terjadi lagi, meskipun efektifnya larangan mudik ini 6-17 Mei 2021 tapi hari ini sudah ada yang kita putar balik karena upaya antisipasi kita,”tegasnya.

Menurutnya, untuk antisipasi pemudik melalui jalur-jalur tikus, ia melibatkan petugas PPKM Mikro seperti Kepala Desa, RW dan RT. “Karena kebijakan PPKM mikro masih berlanjut, petugas tingkat Desa hingga RW dan RT yang akan melakukan penyekatan,” imbuhnya. (*)

Baca Juga  Headline Bogor | Pembina TRAY Kabupaten Bogor Desak KPK Periksa Oknum Pemungut Gratifikasi Serta 27 Oknum SKPD