KABUPATEN BOGOR – Bupati Bogor, Ade Yasin mendampingi Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini mengunjungi korban banjir di Perumahan Villa Nusa Indah, Desa Bojong Kulur, Gunung Putri, Jumat (18/2).

Dalam kesempatan tersebut Bupati Bogor mengungkapkan pihaknya akan mencoba menerapkan usulan dari Mensos Risma untuk menangani persoalan ini agar setiap tahun, banjir tidak mengintai warga.

Bupati Bogor, menjelaskan, sebagai seorang insinyur, ada saran dan masukan dari Mensos Risma yang menarik, dan akan dilaksanakan. Jadi salah satu cara penanganan banjir di sini tidak harus selalu dibangun tanggul permanen. Jadi bisa dengan kita keruk tanah di sungai dengan alat berat, kemudian kita tumpuk tanahnya di pinggir sungai, nantinya tanah tersebut akan mengeras.

Jadi, lanjut Bupati Ade, ia sudah diskusi dengan Dinas PUPR dan BPBD dan juga Kepala Desa, bahwa diperlukan kerjasama dengan masyarakat. Mensos Risma hadir pula untuk menemui korban banjir dan menyampaikan bantuan dari Kementerian Sosial. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor berikan melalui Dinas Sosial.

Baca Juga  Headline Bogor | Wabup Bogor Pertanyakan Ketegasan Satpol PP Tegakan Aturan

Kejadian banjir ini terjadi setiap tahun, kita terus berusaha agar banjir tidak terjadi lagi setiap hujan. Kita sudah tambah pompa air untuk mengembalikan air dan lumpur ke tempat semestinya, Alhamdulillah ini bisa mengurangi banjir hingga 60%.

“Selain itu, kami juga sudah meminta agar Kementerian PUPR segera melakukan revitalisasi Sungai Cikeas-Cileungsi, penataan Daerah Aliran Sungai (DAS) dan dibangun tanggul di titik rawan bencana banjir,” tandas Ade.

Sementara itu, Menteri Sosial (Mensos) RI, Tri Rismaharini mencatat beberapa hal yang menjadi bahan evaluasi pihaknya untuk kemudian disampaikan kepada Kementerian PUPR dan Balai Besar Wilayah Sungai atau BBWS. Ia meminta BBWS dan Kementerian PUPR memprioritaskan keselamatan masyarakat setempat. Apalagi banjir terjadi hampir setiap tahun saat musim hujan tiba.

Baca Juga  Headline Bogor | Wakil Bupati Bogor Membuka Even Bogor 4x4 Most Extreme Adventur Jilid Ke 8

“Kami melihat memang kapasitas sungai tidak cukup sehingga mengharuskan adanya maintenance untuk pencegahan banjir. Sudah saya sampaikan kepada Kepala Balai (BBWS) untuk penanganan sementara karena curah hujan masih tinggi, termasuk ke Kementerian PUPR untuk membuat tanggul dari hasil pengerukan untuk mencegah banjir,” kata Risma di lokasi.

“Kami pun meminta Ibu Bupati Bogor melalui BPBD untuk membangun, menyiapkan kampung tangguh bencana sebagai upaya mengantisipasi dan menangani bencana ini,” jelas Risma. (*)