Aturan-Aturan tersebut terdapat dalam aturan perang agama Islam maka sterotipe yang menyamakan Islam identik dengan peperangan tidaklah sesuai. Dalam riwayat Ali bin Abi Thalib diludahi oleh musuh saat hendak membunuh musuh tersebut namun dia mengurungkan niatnya karena saat diludahi yang dia lakukan bila membunuh musuh tersebut karena amarah bukan karena Allah.
Islam sebagai agama rahmatan lil alamiin yaitu memberikan rahmat bagi manusia sangat menghardik dengan tindakan terorisme tersebut. Hal tersebut dibangun dimana sterotipe tentang jihad dan terorisme diawali dengan adanya bom di gedung WTC tahun 2004. Dimana pemimpin al-qaeda yaitu Osama bin Laden.
Misscommunication terhadap konsep jihad ini menjadi awal dimana adanya perlakuan diskriminatif bagi agama Islam yang berada didaerah yang dimana agama islam menjadi minoritas. Perlakuan terhadap agama islam yang diskriminatif sering ditutupi oleh media.
Perlakuan diskrimintaif seperti Amerika Serikat yang melegalkan pemukiman Israel di tepi barat atau Camp konsentrasi oleh pemerintah china untuk suku Uighur. Kedua hal tersebut dilatarbelakangi oleh ketakutan terhadap terorisme. Terorisme yang diidentifikasi dengan Islam adalah sebenar-benarnya perlakuan teror yang sesungguhnya.
Deky Ikwal Pratama
(Mahasiswa Universitas Pakuan – Fakultas Hukum)