
“Kebutuhan darurat saat ini selain obat-obatan adalah makanan. Makanan menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan sehari-hari. Mereka juga membutuhkan selimut untuk anak-anak mereka,” tambah Jomah. Hingga saat ini, dari 94 serangan tercatat dan lima rumah sipil hancur. Sementara itu, belasan korban jiwa masih terus dikonfirmasi.
ACT pun tengah menyiapkan program untuk merespons keadaan Palestina saat ini. “Insyaallah, pasokan darah yang sudah ACT persiapkan selama dua bulan terakhir sudah siap digunakan untuk membantu kebutuhan rumah sakit saat ini. Kami pun sedang mempersiapkan bantuan medis lanjutan,” terang Faradiba, Rabu (13/11).
Sumber : act.news
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !