Tolak Rencana Trump, Pemimpin Eropa Dukung Solusi Dua Negara Bagi Palestina

Dok. Wakil Menteri Luar Negeri Polandia Andrzej Szejna/X)

INTERNASIONAL – Sejumlah pemimpin Eropa menegaskan penolakan mereka terhadap rencana kontroversial Presiden AS Donald Trump yang disebut-sebut ingin “mengambil alih” Gaza dan memindahkan paksa penduduk Palestina ke negara lain.

Penolakan ini disampaikan pada hari Rabu (9/2/2025), dengan menekankan bahwa solusi dua negara tetap menjadi satu-satunya jalan menuju perdamaian di kawasan tersebut.

Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock menegaskan bahwa Gaza, Tepi Barat, dan Yerusalem Timur adalah bagian dari wilayah Palestina.

Post ADS 1

“Pengusiran paksa penduduk sipil akan melanggar hukum internasional dan memicu kebencian lebih lanjut,” ujarnya.

Baerbock juga menyatakan bahwa PBB, Uni Eropa, dan G7 konsisten menentang pemukiman Israel di wilayah Palestina.

Prancis turut menolak usulan Trump, menegaskan bahwa Gaza harus tetap menjadi bagian dari negara Palestina di masa depan.

“Masa depan Gaza harus ditentukan dalam kerangka Negara Palestina, bukan oleh negara ketiga,” bunyi pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Prancis.

Mereka juga menegaskan penolakan terhadap segala bentuk pemindahan paksa penduduk Palestina, yang dinilai sebagai pelanggaran serius terhadap hukum internasional.

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menyatakan bahwa warga Palestina di Gaza harus diizinkan untuk pulang dan membangun kembali kehidupan mereka.

“Kita harus bersama mereka dalam pembangunan kembali itu menuju solusi dua negara,” ujarnya.

Spanyol juga menyuarakan penolakan serupa. Menteri Luar Negeri Jose Manuel Albares menegaskan, “Gaza adalah tanah warga Palestina di Gaza. Mereka harus tetap tinggal di Gaza.”

Spanyol kembali menegaskan komitmennya terhadap pembentukan negara Palestina yang mencakup Gaza sebagai bagian integralnya.

Dukungan terhadap solusi dua negara juga datang dari Polandia. Wakil Menteri Luar Negeri Polandia Andrzej Szejna menekankan bahwa proses perdamaian harus melibatkan Palestina.

“Anda tidak dapat memutuskan tentang Palestina tanpa Palestina,” tegasnya.

Berita Daerah & Nasional

Menu
ASPRO Property..

Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA

Promo Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !