KABUPATEN BOGOR – Dewan Pengurus Pusat (DPP) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) dan Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bogor serukan donor darah jadi Lifestyle atau gaya hidup. Hal ini dikatakan Ketua DPP IWAPI Dyah Anita Prihapsari dan Ketua PMI Kabupaten Bogor Nurhayanti.

Dyah mengatakan, PMI di Kabupaten Bogor luar biasa dalam mendukung seruan menjadikan donor darah sebagai lifestyle ini dan harus dicanangkan sebagai lifestyle donor darah sebagai hidup sehat, selain olahraga dan tidak merokok.

“Saya akan canangkan nanti di Rakernas IWAPI ke-29 di Surabaya tanggal 9 sampai dengan 11 September. Kami sadar harus membantu PMI mengkampanyekan pentingnya donor darah dan mengumpulkan kantong darah yang berguna bagi masyarakat,” terangnya.

Baca Juga  Headline Bogor | Anggota DPR RI Resmikan Tungku Pembakaran Sampah di Desa Leuwimekar

Ketua PMI Kabupaten Bogor, Nurhayanti menjelaskan, donor darah merupakan tugas organisasi kepalang merahan guna memenuhi kebutuhan kantong darah bagi masyarakat.

“Mulai umur 17-70 tahun itu diharuskan rutin melakukan donor darah per tiga bulan sekali, karena baik untuk kesehatan kita sendiri, dan bisa menghindarkan kita dari sakit kanker. Dengan mendonorkan darah kita, itu bisa menghindari kita dari penyakit seperti kanker ataupun jantung. Kita juga bisa memenuhi kepuasan psikologis kita karena kita sudah membantu sesama dan jadi kebahagiaan kita sudah menyelamatkan nyawa orang lain,” jelas Nurhayanti.

Baca Juga  Headline Bogor | Menjamin Ketersediaan Obat, Dinkes Kabupaten Bogor Berikan Pelatihan Pengelolaan Obat Berbasis Online

Ia menambahkan, dalam hal ini PMI tidak bisa bekerja sendirian oleh karenanya diperlukan kerjasama dengan organisasi-organisasi kemasyarakatan untuk mensosialisasikan pentingnya donor darah.

“Kemudian saya ucapkan terima kasih terhadap pendonor darah, mudah-mudahan bermanfaat untuk kesehatan dan keselamatan masyarakat. Kemarin ini bertempat di markas PMI Kabupaten Bogor, bekerjasama dengan DPP IWAPI, DPD IWAPI Provunsi Jawa Barat dan DPC Kabupaten Bogor berhasil mengumpulkan kantong darah sesuai target yakni 200 kantong darah,” tandasnya (*)