KABUPATEN BOGOR – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Bogor, melatih ratusan tenaga kesehatan profesional Puskemas Se-Kabupaten Bogor profesional dalam pengelolaan Stok Opname Obat Berbasis Online, di Olympic Renotel Hotel Sentul, Jumat (29/11). Hal itu dilakukan untuk meningkatkan kemampuan Sumber Daya pengelola Obat dalam menerapkan aplikasi pengelolaan obat berbasis online.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor, Mike Kaltarina mengatakan, kesehatan adalah hak asasi setiap manusia dan setiap orang berhak mendapatkan pelayanan yang optimal sesuai kebutuhan. Salah satunya pelayanan pemberian obat yang maksimal, mengingat pentingnya pemberian obat. Sebagai upaya mempertahankan kesehatan untuk mencegah berbagai penyakit. Maka dari itu ketersediaan obat harus terjamin terutama obat esensial diseluruh pelayanan kesehatan mulai dari Puskesmas Pembantu, Puskemas, dan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) di Kabupaten Bogor.
“Sebagai upaya peningkatan ketepatan dan kebenaram data obat di Puskesmas, melalui pengelolaan obat berbasis online atau sistem informasi obat dan perbekalan kesehatan berbasis online. Diharapkan mampu meningkatkan dalam menjamin ketersediaan obat bagi seluruh masyarakat Kabupaten Bogor. Serta mampu meningkatkan pengelolaan obat publik dapat berjalan dengan baik,” paparnya.
Sementara itu, Kabid SDK Dinkes Kabupaten Bogor, Rahmi menuturkan, perencanaan kebutuhan obat dan perhitungan sisa stok obat merupakan faktor yang sangat menentukan dalam menjaga ketersediaan obat. Perencanaan obat adalah suatu proses kegiatan seleksi obat dan perbekalan kesehatan, untuk menentukan jumlah obat dalam rangka pemenuhan kebutuhan puskesmas.