KABUPATEN BOGOR – Adanya indikasi penyelewengan dana Porda 2018 menjadi perhatian khusus HMI MPO Cabang Bogor.
Hal ini terbukti dari keaktifan mereka dalam mengawal kasus ini sampai ke tingkatan provinsi.

Koorlap aksi Badru Tamam menyampaikan bahwa pihaknya telah melakukan aksi sebanyak 4 kali terkait dengan Porda 2018 ini.

“Melihat tidak adanya tanggapan yg serius dari penegak hukum di Kabupaten Bogor terkait dengan adanya indikasi penyelewengan dana Porda 2018 ini. Maka kami langsung melakukan aksi dan mengadukan apa yang kami temukan dilapangan ke BPK dan Kejati Provinsi Jabar” ujarnya.

Baca Juga  Headline Bogor | Burhanudin Minta Jajarannya Bangun Strategi Penanganan Sampah

Sementara itu, Ketua Umum HMI MPO Cabang Bogor mengungkapkan pihaknya akan terus mengawal kasus Porda 2018 ini sampai tuntas.

“Ini adalah komitmen kita dari awal, untuk mengawal dan mengusut tuntas adanya indikasi penyelewengan dana porda yang memakan uang rakyat ini” pungkasnya.

“Kami meminta kasus Porda 2018 ini dijadikan prioritas utama para penegak hukum”. tambah pria yang juga Mahasiswa Univ. Ibn Khaldun ini.

Setelah 30 menit melakukan orasi-orasi, masa aksi yang tak kurang dari 70 orang tersebut, perwakilan dari masa aksi diizinkan masuk.

Dalam audiensinya pihak BPK mengatkan akan senantiasa berkoordinasi dengan HMI MPO Cabang Bogor dalam proses penngauditan LPJ Porda 2018.

Baca Juga  Headline Bogor | Hari Pertama Bekerja, Bupati Ade Yasin Sidak RSUD Cibinong, Memastikan Pelayanan Kesehatan Masyarakat Maksimal

“Kami memang sangat berharap dan sangat senang dengan kehadiran adik-adik dari HMI ini. Nantinya kami akan mengaudit dibulan januari-februari 2019 sedangkan hasilnya akan terbit pada bulan juli. Dan kami berjanji akan senantiasa berkoordinasi dengan HMI Cabang Bogor”. ucap Kepala Subauditoriat Jabar III BPK Perwakilan Provinsi Jawa Barat

Sementara itu pihak dari Kejati mengatakan, “kami akan berkoordinasi terlebih dahulu dengan Kejari Kabupaten Bogor. Kalau memang misalkan ada pelanggaran kami akan menindak tegas”. Ungkapnya

***