
Kembali ke pertemuan anggota G20, Menteri Arifin menekankan kembali bahwa pasokan energi yang aman dan akses energi yang terjangkau akan membantu pemulihan ekonomi global. “Semua jenis energi harus dipertimbangkan sesuai dengan komitmen internasional dan keadaan masing-masing negara. Kebijakan inovatif dan fleksibilitas sangat dibutuhkan pada situasi krisis ini,” ungkap Menteri Arifin.
Situasi sulit yang kita hadapi saat ini harus menjadi momentum untuk menjaga komitmen G20 dalam menjaga ketahanan energi, termasuk pengembangan energi terbarukan dan efisiensi energi.
“Kita harus mempertimbangkan bahwa energi terbarukan akan memainkan peran kunci usai pandemi Covid-19 untuk memastikan keamanan energi dalam jangka panjang,” kata Menteri Arifin.
Sebagai penutup Menteri Arifin berharap forum G20 dapat mengatasi tantangan global yang sedang dihadapi.
“Saya berharap kita dapat memperkuat solidaritas dalam menghadapi tantangan global. Tiap negara harus mengambil peran dalam rangka menjaga stabilitas ekonomi untuk mengurangi krisis global, serta menawarkan win-win solutions bagi para anggota G20 dengan tetap mempertimbangkan prioritas negara masing-masing. Indonesia sangat ingin berkolaborasi secara global untuk memulihkan ekonomi dunia dan mengurangi dampak pandemik dan mengembalikan stabilitas pasar energi global,” tutup Menteri Arifin.
Seluruh intervensi Menteri ESDM tersebut, disampaikan dalam pertemuan Menteri-Menteri Energi negara G20 yang dipimpin Pangeran Abdulaziz bin Salman.
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !