
KABUPATEN BOGOR – Kendati belum ada keputusan dari Kementerian Kesehatan tentang pemberlakuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Bogor, namun beberapa wilayah di Kabupaten Bogor tengah mempersiapkan bahkan melakukan PSBB berskala wilayah.
Desa Ciampea Udik, Kabupaten Bogor telah memberlakukan PSBB di setiap RW dan RT. Setiap wilayah perkampungan dipasang portal sebagai akses pintu masuk dan keluar perbatasa, dan setiap portal dibangun posko PSBB guna menjaga arus keluar masuk warga yang dijaga oleh Satgas Covid-19 dan relawan di setiap RT dan RW setempat. (11/4)
Selain dijaga oleh portal, para petugas dan relawan melakukan pemeriksaaan suhu tubuh bagi pengendara kendaran roda dua maupun roda empat yang akan melintasi jalan raya Cibuntu – Ciampea udik Kecamatan Cibungbulang.
“Kami sudah berkomitmen Desa Ciampea Udik dengan ketua RT dan RW serta Muspides artinya Pembatasan Sosial Bersekala Besar tentunya kita harus hafal jalur – jalur akses jalan hilir mudik orang di wilayah kita itu yang menjadi gambaran untuk segera melakukan pendataan bagi para tamu yang akan datang ke wilayah Desa Ciampea Udik 1 x 24 jam, dan wajib lapor sehingga tidak terjadi lagi pergerakan masa secara masal,” Kata Cecep Basarudin.
Cecep menambahkan, menjelang Ramadhan serta lebaran ia bersama warga mencoba menghambat pergerakan terutama yang dari zona merah Jakarta atau wilayah Jabodetabek yang sudah banyak mudik ke Bogor.
“Karena warga saya banyak yang berjualan di sana, apa lagi Ciampea sudah masuk zona merah kita beserta jajaran berupaya agar bisa memberinya himbauan serta kepada masyarakat agar selalu waspada dirumah saja kalau tidak ada kepentingan yang sangat urgent, selalu mengunakan masker serta jaga jarak dan PHBS Pola hidup Bersih dan sehat. ” Pungkasnya.
(Agil)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !