
Pada saat keduanya datang,Sultan melihat bahwa keduanya sama dengan ciri-ciri yang diisyaratkan oleh Nabi Shallallahu ‘alaihi Wassallam kepadanya di dalam mimpinya dengan mengatakan, “Selamatkan aku dari kedua orang ini.”
Maka Sultan mengatakan kepada keduanya, “Darimanakah kalian?” Keduanya menjawab, “Dari daerah Maghribi. Kami datang untuk haji, dan pada tahun ini kami memilih tinggal di tempat yang dekat makam Nabi Shallallahu ‘alaihi Wassallam.”
Sultan berkata, “Jujurlah kalian!” Tapi keduanya diam membisu, maka Sultan berkata, “Di mana tempat tinggal kalian?” Lalu Sultan diberitahu bahwa keduanya tinggal di pondokan dekat makam Rasul.
Maka Sultan memegang keduanya untuk dibawa ke tempat tinggal keduanya, dan di sana Sultan mendapati banyak harta, dua koper dan kitab-kitab tentang kelembutan hati, namun tidak melihat sesuatu pun yang selain itu.
Lalu penduduk Madinah banyak memuji kedua orang tersebut dengan mengatakan, “Keduanya rajin puasa, selalu shalat di raudhah, ziarah ke makam Nabi Shallallahu ‘alaihi Wassallam dan ke Baqi’ setiap pagi, datang ke masjid Quba’ setiap Sabtu..
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !