KABUPATEN BOGOR – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor diwakili oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Burhanudin bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Pusat lakukan kunjungan lapangan ke Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Lido, sekaligus melakukan Rapat Pembahasan Evaluasi Pembangunan dan Kesiapan Pengoperasian KEK Lido, yang berlangsung di  Ruang Eboni Cendana, Lido Lake Resort, Jl. Raya Sukabumi No.KM. 21, Watesjaya, Kec. Cigombong, Sabtu (1/10/22).

Burhanudin mengungkapkan, Pemerintah Kabupaten Bogor senantiasa mendukung keberadaan KEK Lido di Kabupaten Bogor. Saat ini Pemkab Bogor juga sedang menjajaki kerjasama sister city dengan Kota Jedah Saudi Arabia, karena wilayah tersebut adalah bagian dari pengembangan wilayah Puncak Selatan termasuk KEK Lido sampai Cisarua dalam satu kawasan pengembangan Pemkab Bogor.

“Tidak hanya itu, kami juga siap ikut mempromosikan KEK Lido ini. Kami ada pelayanan terpadu satu pintu melayani berbagai investasi di Kabupaten Bogor. Kerjasama juga sedang berjalan dengan MNC dan perangkat daerah terkait perkiraan keadaan sarana penunjang sehingga kami menyiapkan kebutuhan mulai dari perumahan, sarana pendidikan, kesehatan,” terangnya.

Baca Juga  Headline Bogor | Bupati Bogor Ajak GAPENSI Kabupaten Bogor Bersinerji Pulihkan Perekonomian

Ditempat yang sama, Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus, Elen Setiadi mengungkapkan bahwa KEK Lido adalah program strategis nasional dimana semua pihak terlibat, mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga daerah. Maka, terima kasih atas kerjasama semua pihak khususnya dukungan Kabupaten Bogor sangat baik sekali dan sudah ada kemajuan sampai dengan hari ini.

“KEK Lido sudah layak untuk beroperasi karena sudah sesuai dengan Undang-Undang KEK. Soal tenaga kerja pun terus berporses, kini sudah menyerap ribuan tenaga kerja. Selain itu pengembangan UMKM di KEK ini juga harus jadi perhatian,” ujar Elen.

Baca Juga  Headline Bogor | Pengungsi Berkurang, Letkol. Harry : Kita Akan Terus Bekerja Semaksimal Mungkin

Selanjutnya, Direktur Fasilitas Kepabeanan, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Kementrian Keuangan, Untung Basuki menambahkan, Kawasan Ekonomi Khusus adalah program strategis pemerintah yang membedakan adalah adanya kesatuan bersama seluruh pihak dari tujuan KEK ini.

“Harapan kita KEK Lido ini menjadi unggulan, karena ini sebagai tindak lanjut UU Cipta Kerja. Harapan lainnya, segera dilaksanakan target-target yang sudah ditentukan, maka keterlibatan seluruh pihak jadi yang utama, mulai dari tingkat pusat, provinsi hingga kabupaten  dalam mengembangkan KEK Lido ini,” tutur Untung. (*)