KABUPATEN BOGOR – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bogor, Halimatu Sadiyah Iwan berharap TP. PKK Desa harus mampu mendorong anak di usia dini untuk gemar membaca. Hal tersebut dikatakannya saat melantik Ketua TP. PKK dan pengukuhan bunda PAUD literasi di wilayah Kecamatan Tamansari, bertempat di Aula Kantor Kecamatan Tamansari, Kabupaten Bogor (12/3).

“Upaya mendorong perkembangan gemar membaca tersebut, guna mempersiapkan diri dalam pendidikan dasar. Pendidikan dan literasi anak usia dini sangat penting, sebagai bagian pembangunan karakter pada masa keemasan,” ujar Halimatu.

Ia menambahkan, terlebih di tengah tantangan situasi pandemi Covid-19, dirinya berharap bunda PAUD literasi kecamatan dan desa dapat segera membuat program kerja edukasi yang inovatif, kreatif dan berdaya ungkit bagi optimalisasi potensi anak-anak.

Baca Juga  Ranggamekar Menuju Program Kampung Iklim | Headline Bogor

Bagaimana membuat program yang menarik yang dapat menghindarkan anak dari kecanduan gadget dan agar anak-anak mau dan gemar membaca serta tetap aman dari penularan Covid-19.

“Saya yakin dan percaya bahwa ibu-ibu yang baru dilantik sesungguhnya telah memiliki kemampuan dan pengalaman ber-organisasi serta memiliki wawasan tentang pengelolaan gerakan PKK sehingga mampu menjalankan tugas dan fungsinya secara profesional, baik sebagai pendamping suami, juga ketua TP PKK,” ungkapnya.

Baca Juga  Seorang Kakek tiba-tiba Meninggal Saat Berada di SPBU Cibinong

Pada pelantikan tersebut Halimatu berpesan, untuk tetap berpegang teguh pada prinsip dan semangat pengabdian sambil terus memupuk percaya diri. Tingkatkan fungsi kinerja gerakan PKK dengan bhakti dan karya nyata dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan dimasa pandemi.

“Tingkatkan kreatifitas, inovasi dan optimalkan kolaborasi dengan pemangku kepentingan dalam merencanakan dan melaksanakan program. Gelorakan terus semangat pengabdian untuk kebaikan seluruh keluarga dan terciptanya lingkungan yang harmonis tanpa memandang perbedaan suku, keyakinan dan warna kulit,” ungkap Halimatu Sadiyah. (*)