KABUPATEN BOGOR – Muspika tiga Kecamatan yakni Dramaga, Tenjolaya dan Ciampea mengelar chek point di Posko PSBB Jalan Lingkar Dramaga (JLD), Desa Dramaga, Kecamatan Dramaga, pada Kamis (23/4).

Satu persatu kendaraan yang melintas di stop. Selain kendaraan bermotor roda dua dan rodan empat serta angkutan umum (Angkot), truk tambang pun tak luput dari pemeriksaan.

Di hari ke delapan penerapan PSBB di Kabupaten Bogor, terlihat masih banyak hilir mudik kedaraan yang melintas. Namun, para sebagian pengguna jalan sudah tertib untuk mengunakan masker.

Camat Dramaga Ivan Pramudia mengatakan chek poin yang digelar bersama tiga muspika Kecamatan di perbatasan wilayah Barat Kabupaten Bogor dengan Kota Bogor yakni untuk memutus rantai penyebaran wabah Covid 19.

Baca Juga  Headline Bogor | Efisiensi Kendaraan Dinas, Iwan Setiawan Perintahkan Setiap Dinas Serahkan Data

“Hari kedelapan penerapan PSBB di perbatasan, terpantau masih banyak masyarakat yang belum tertib,” terangnya.

Camat Tenjolaya, Farid Ma’ruf menambahkan, pihaknya sudah berupaya dengan berbagai cara untuk memutus wabah Covid 19. Namun masih banyak masyarakat yang belum tertib dan menghiraukan himbauan pemerintah.

Masih banyak masyarakat yang tidak mengunakan masker, hilir mudik kendaraan masih tinggi. Padahal, tinggal beberapa Kecamatan saja di Kabupaten Bogor yang belum masuk zona merah.

“Kita juga menegur truk besar yang masih melintas. Saat di cek izinnya membawa sembako, ternyata muatan tambang. Jangan sampai masyarakat tertib tapi di manfaatkan oleh truk besar untuk tetap beroperasional,” katanya.

Baca Juga  Pelaku Pengedar 1.389 Obat Ilegal Berhasil Diringkus Polsek Dramaga

Camat Ciampea, Chaerudi Felani mengaku penerapan PSBB gabungan di pintu perbatasan sangat efektif. Karena, pengendara yang bakal menuju wilayah Kecamatan Ciampea, Tenjolaya, Pamijahan dan Leuwiliang melewati jalur ini.

Ketika di pintu utamanya, penerapan PSBB di perketat, secara otomatis penyebaran wabah Covid 19 bisa di minimalisir.

“Apalagi Kecamatan Ciampea masuk zona merah, kita lebih gencar lagi menerapkan PSBB. Jangan sampai, ada lagi yang terpapar Covid 19, sehingga diperlukan dukungan semua masyarakat dalam memerangi wabah Covid 19,”tukasnya.

(Agil)