
KABUPATEN BOGOR – Aksi bela madrasah yang di gelar oleh para guru madrasah beberapa waktu yang lalu menuai banyak polemik hingga ada yang mengatakan aksi tersebut merupakan unsur pribadi yang di sebar ke publik.
Abdul Aziz, sebagai motor penggerak aksi bela madrasah jilid I sangat menyayangkan statment Bupati Bogor, Ade Yasin beberapa waktu yang lalu saat di wawancarai para media.
“Saya sangat menyayangkat statement Bupati Bogor yang mengatakan aksi bela madrasah jilid I adalah gerakan yang di lakukan orang yang tidak bertanggung jawab dan aksi tersebut merupakan aksi tidak senang terhadap Bupati,” ujarnya.
Menurut Azis, aksi bela madrasah adalah aksi meminta tranparasi terhadap pengajuan dan penyaluran hibah madrasah yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Bogor.
“Aksi bela madrasah jild I kemarin, adalah kami meminta transparansi dari Pemkab Bogor untuk pengajuan dan penyalurannya siapa saja sih yang diajukan dan yang mendapatkan karena sampai saat ini kami belum mendapatkan kejelasanya,” ujar Abdul Aziz.
Dan Aziz meyakinkan bahwa tidak ada unsur pribadi dalam aksi kemarin dan merupakan gerakan murni dari keprihatinan situasi madrasah dan hal tersebut sudah di sampaikan dengan undangan seruan aksi bela madrasah kesemua rekan – rekan guru madrasah, serta alumni madrasah.
“Namun belum ada kesadaran yang masif dari rekan-rekan itu, tapi saya tegaskan gerakan ini bukan berbicara kuantitas tetapi kualitas tuntutan,” tambah Abdul Aziz.
(Deddy)
Bangun Rumah, Renovasi Rumah dan Pekerjaan Sipil Lainnya YA ASPRO AJA
Jangan Tampilkan Lagi Ya, Saya Mau !