KABUPATEN BOGOR – Komisi IV DPDR Kabupaten Bogor Ruhiyat Sujana Kunjungi Warga Kampung Gandarasa RT 01, RW 09 Desa Situ Udik, Kecamatan Cibungbulang yang menderita gizi buruk. (4/7).

Ruhiyat merasa prihatin melihat kondisi yang menimpa keluarga tersebut, serta geram dengan kepengurusan dari tingkat RT hingga perangkat desa.

“Dari pengurusan RT dengan melihat kondisi warga yang cukup membuat saya geram dari kondisi keluarga besar itu mulai dari anaknya yang sakit gizi buruk kemudian ada kakak nya yang yatim dan yang sakit struk ringan sudah tahunan,”tegas Ruhiyat kepada awak media.

Baca Juga  Jelang Pilkada 2018, Ormas BPBN Bogor Pasang Spanduk Ucapkan "Selamat Menyambut Pesta Demokrasi" | Headline Bogor

Ruhiyat meminta, adanya evaluasi dari perangkat Desa Situ Udik mulai dari tingkat RT agar mampu memotret persoalan di tingkat bawah

“Yang punya warga itu adalah desa ada RT dan lain sebagainya sehingga mampu memotret persoalan di bawah, sehingga ini harus diperbaiki sebagai bentuk evaluasi, sekali lagi saya berharap peran maksimal tadi peran desa,”kata Ruhiyat

Ruhiyat menegaskan, jangan karena persoalan keterbatasan, ketidak pahaman perangkat desa sehingga acuh terhadap warga yang seharusnya mendapatkan perhatian dari pemerintah.

Baca Juga  Headline Bogor | Kecamatan dan Desa di Ciampea Lakukan Penyesuaian Pelayanan Untuk Cegah Penyebaran Covid-19

“Jangan-jangan ini adalah persoalan ketidak pahaman, ketidaktahuan atau apapun itu, keterbatasan punten dari perangkat RT misalnya, sehingga menjadi acuh ini catatan besar lah,” tegasnya lagi.

Sementara itu Ratu Wiraksini mengatakan karena keterbatasan ekonomi pihak keluarga hanya bisa pasrah, untuk berobat hanya bisa ke puskesmas dan ke dokter 24 jam.

“Mau pake BPJS kan kita nunggak tidak punya uang. Sebetulnya saya pengen berontak pak, karna kan disini ada rt ada rw kenapa matanya melihat tapi pada buta, kupingnya mendengar tapi pada tuli,” pungkasnya.

(Agil)