“Data mutasi obat termasuk Sisa Stok Obat yang dihasilkan oleh puskesmas merupakan salah satu faktor utama dalam mempertimbangkan perencanaan kebutuhan obat tahunan puskesmas. Dengan aplikasi pengelolaan obat berbasis online ini, diharapkan bisa menjamin ketepatan dan kebenaran data di puskesmas akan berpengaruh terhadap ketersediaan obat dan perbekalan kesehatan secara keseluruhan,” tegasnya.

Baca Juga  Komunitas Senter Adventure Rumpin Bogor Rayakan Pergantian Tahun Dengan Tanam Pohon | Headline Bogor

Ditempat yang sama, Kasi farmasi Dinkes Kabupaten Bogor, Runi R Pulungan menambahkan, untuk itu dibutuhkan kesiapan SDM kesehatan pengelolaan obat diseluruh Puskesmas di Kabupaten Bogor. Tentunya melalui pelatihan aplikasi pengelola obat berbasis online. Tentunya bisa optimal dalam melakukan Sisa Stok Obat melalui data yang terintegrasi.

“Kami berharap ini bisa diterapkan dengan optimal, selain untuk meningkatkan pelayanan kesehatan dan ketersediaan obat. Juga mampu mendorong terwujudnya Karsa Bogor sehat di Kabupaten Bogo,” tukasnya. (*)