KABUPATEN BOGOR – Polemik kepengurusan KNPI Kabupaten Bogor pasca terpilihnya Fikri Ikhsani belum juga mereda, dan bertempat di M-One Hotel & Resort Cibinong Bogor diselenggarakan Musda XIV tandingan. (21/9/2019).

Diberitakan sebelumnya, Musda tandingan ini diselenggarakan karena adanya ketidakpuasan sejumlah OKP dan anggota KNPI hasil Musda XIV yang diselenggarakan di Gumati, karena diduga cacat hukum karena tidak mengacu pada aturan yang telah ditetapkan, AD/ART serta PO Kongres Papua.

Polemik kepengurusan ini menurut Hasyemi Faqihudin seharusnya bisa diselesaikan oleh DPD KNPI Jawa Barat, “Karena sejauh ini DPD Jawa Barat tidak mampu menyelesaikan,” ucap Hasyemi. (20/9/2019)

Baca Juga  Headline Bogor | Sajikan Data Statistik Yang Tepat dan Terbarukan, DP3AP2KB Gelar Diseminasi

Dalam Musda XIV yang dilaksanakan di M-One Hotel & Resort, Hasyemi Faqihudin terpilih menjadi Ketua DPD KNPI Kabupaten Bogor secara aklamasi, Faqihudin berharap roda organisasi kedepan mampu memeberikan dampak postif khususnya pemuda di Kabupaten bogor, juga akan menjadi mitra kritis pemerintah dari berbagai sektor.

“Untuk saat ini fokus utamanya kami akan mendatangi dan silturahmi ke para senior KNPI , tokoh masyarakat, tokoh pemuda dan tokoh agama untuk meminta masukan dan saran dalam melaksanakan kegiatan kegiatan yang bersifat konseptual,” tutur Faqihudin.

Baca Juga  KPU Kabupaten Bogor Gelar Debat Perdana Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati

Untuk menghidupkan roda organisasi serta mengkokohkan peran pemuda ia berencana akan melakukab kunjungan ke kota dan kabupaten.

“Kedepan kita akan kunjungan ke DPD kota / kabupaten untuk study banding fokus kita menjadi Kabupaten bogor layak pemuda. Selain itu, memperluas potensi kepemudaan melebarkan ke tingkat PK KNPI (kecamatan-red) agar pengembangan potensi pemuda tetap berjalan baik,” pungkasnya. (*)